Berita

Ahok-Jokowi/Net

Politik

Jokowi Dan JK Beda Sikap Soal Ahok

JUMAT, 11 NOVEMBER 2016 | 08:51 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Presiden Jokowi dan Wapres Jusuf Kalla dinilai tidak satu sikap terkait kasus dugaan penistaan agama yang dilakukan Gubernur DKI Jakarta (nonaktif) Basuki Tjahja Purnama "Ahok".

Indikatornya jelas, Jokowi "lari" saat ratusan ribu pengunjuk rasa mengepung Istana pada Aksi 4 November. Sementara, JK yang pasang badan.

"Kita apresiasi dengan Wapres dibanding Presiden yang mengakali kabur meninggalkan Istana karena alasan keamanan," kata Direktur Eksekutif Voxpol Center, Pangi Syarwi Chaniago, Jumat (11/11).


Namun, lanjut Pangi, alasan keamanan tidak terbukti, JK aman-aman saja di Istana. Dan ini menunjukkan ada kesan Jokowi merasa terancam dengan umat dan kekuatan mayoritas.

"Sinyalnya sudah clear, JK mendorong Ahok selesai," sebutnya.

Menurut Pangi, hal itu bisa dilihat atas inisiatif dan JK bermusyawarah dengan perwakilan ulama/demonstran memberikan waktu dua minggu untuk menyelesaikan dan menuntaskan kasus Ahok.

"Sementara Presiden terkesan melindungi Ahok. Apalagi komentar Presiden 'saya tidak akan lindungi Ahok', itu artinya ada dugaan Presiden melindungi Ahok. Dan ini seolah-olah Ahok menjadi politisi kesayangan Presiden," ucapnya.

Ditambah, Jokowi saat ini sedang rajin-rajinnya bertemu pentolan ormas-ormas Islam dalam rangka bersilaturahim. Pangi curiga, ini bagian dari strategi melindungi Ahok, dengan meminta dukungan ormas Islam. [rus]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Waspadai Modus Penipuan Mengatasnamakan Bantuan Sosial

Sabtu, 13 Juni 2026 | 06:21

Ayam Mati di Lumbung Listrik

Sabtu, 13 Juni 2026 | 06:04

Narasi 'Sell Indonesia' Manipulatif

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:52

Krisis 1998 Meninggalkan Trauma Strategis

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:28

Titin Rita Lestari, Air Mata yang Tak Sempat Jatuh

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:09

Sangat Janggal Kejagung Tak Periksa Nanik S Deyang

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:01

BUMD Didorong Bertransformasi sebagai Lokomotif Ekonomi Daerah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 04:35

Farhan Pastikan Bandung Aman Hadapi Musim Liburan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 04:19

Bosnia-Herzegovina Gagal Bungkam Tuan Rumah Kanada

Sabtu, 13 Juni 2026 | 04:07

Jaringan Narkoba Sumsel-Jabar Dibongkar Polisi

Sabtu, 13 Juni 2026 | 03:35

Selengkapnya