Berita

Donald Trump/Net

Presiden AS Donald Trump, Kolektor Wanita Cantik

*) Menikah 3 X, Kekayaan Rp. 58,- Triliun
KAMIS, 10 NOVEMBER 2016 | 08:14 WIB

SKANDAL sex dalam kehidupan masyarakat Amerika Serikat, nampaknya bukan lagi hal yang sensitif apalagi bisa merugikan karir politik seorang lelaki. Ini terbukti dari pengalaman Donald Trump yang hari ini terpilih sebagai Presiden baru Amerika Serikat.

Serangan terhadap dirinya yang menggunakan tema "skandal sex", cukup terencana dan faktual. Tetapi serangan itu tak membuat pemilih Amerika, lalu tidak menyukainya. Skandal Sex Donald Trump itu justru akhirnya menjadi semacam bumbu penyedap.
 
Pengungkapan itu malah membalikan citra negatif ke citra positif Donald Trump. Pengusaha kaya ini dianggap sebagai lelaki yang tidak munafik, lelaki apa adanya.


Menjelang hari-hari terakhir kampanye pemilihan Presiden AS, Donald Trump diserang dengan berbagai kesaksian dari sejumlah wanita cantik yang mengaku pernah dikencaninya. Para wanita tersebut, di tahun 2016, memang sudah tidak lagi secantik ketika dikencani Donald beberapa tahun lalu.

Kalau mengikuti kesaksian mereka, siapapun bisa terpengaruh. Bisa membenci Donald Trump. Sebagai contoh kesaksian Miss Utah, salah satu negara bagian di Amerika Serikat. Gadis ini bertemu secara tak sengaja di hotel tempat para peserta Miss USA mengingap. Dengan galant-nya, Donald menggoda wanita muda ini kemudian membawanya ke sebuah kamar.

Donald kemudian menggerayanginya di atas tempat tidur. Tidak jelas ujung dari ceritera itu. Tapi testimoni itu sudah cukup menggambarkan betapa brutal kelaki-lakian seorang calon Presiden dari Partai Republik itu.

Semua testimoni tidak sedikit yang megharu biru. Seolah-oleh mereka ditipu, dirayu dan digombali Donald. Setelah mereka menyerahkan segalanya untuk kepuasan nafsu Donald Trump, para wanita cantik itu kemudian ditinggalkan begitu saja. Jadi semuanya berakhir dengan kesedihan. Dan semuanya mengaku traumatis dengan pengalaman bersama lelaki bernama Donald Trump.

Selain itu ada sebuah rekaman percakapan Donald Trump di locker room, disiarkan secara berulang-ulang di berbagai media. Termasuk CNN - media yang berpihak kepada Hilary Clinton, lawannya Donald Trump dalam perebutan kursi Presiden AS.

Percakapan itu berisi sikap 'kasar' dan 'nasfu' Donald Trump terhadap wanita yang dia incar untuk dikencani. Tujuan penyebaran rekaman itu jelas untuk mendiskreditkan Donald Trump, sebagai lelaki yang tak bermoral.

Donald menjawab percapakan dalam locker room oleh lelaki manapun, tidak bisa dijadikan ukuran tinggi rendahnya moral seorang laki-laki.

Tidak hanya di situ. Sebuah video yang merekam cara Donald Trump memperlakukan wanita yang hanya berpakaian bikini, beredar secara viral. Tetapi tetap tak cukup kuat menimbulkan ketidak sukaan pemilih kepadanya.

Kalau diperhatikan secara cermat foto yang terlampir di artikel ini, sangat jelas. Donald Trump tanpa ragu merabah 'itu'nya dua wanita yang berada di sampingnya, secara bergantian. Uniknya, kedua wanita yang 'itu' nya mereka dipegang sambil lalu saja, seperti menikmati. Sementara wanita-wanita lainnya disamping mereka seolah menunggu giliran diperlakukan sama oleh Donald.

Lelaki berusia 70 tahun ini, tidak kikuk dikelilingi oleh wanita-wanita cantik yang usia mereka mungkin segenerasi dengan yang pantas menjadi cucunya.

Tidak jelas kapan gambar ini dibuat. Namun melihat penampilan Donald Trump dengan stelan jas seperti yang dikenakannya ketika berkampanye, gambar ini belum lama dibuat.

Tempat kejadian ini di tempat terbuka. Sekalipun begitu, tidak membuat Trump merasa kikuk.

Boleh jadi bagi eyang Trump, hidup bersuka cita dan berkumpul bersama wanita-wanita cantik merupakan kenikmatan tersendiri. Dia punya organsisasi yang menggelar pemilihan wanita cantik, organisasi mana memberi "franchise" ke semua negara di dunia.

Sebab Donald Trum sendiri memimpin sebuah organisasi yang menyelenggarakan kontes wanita cantik. Yakni Miss Universe, Miss USA da Miss Teen USA, ajang tempat penyeleksian wanita tercantik.

Trump yang punya tiga kasino dengan kekayaan US$ 4,6 milyar atau sekitar Rp. 58,- Triliun, menikah tiga kali.

Wanita-wanita tersebut;  Ivana Zelnickova (1977-1992), Maria Maples (1993-1999) dan Melanija Kanvs yang dinikahinya tahun 2005.

Yang terahir ini, merupakan perempuan berdarah Slovenia, negara baru pecahan dari Yugolslavia.

Melanija, dalam pemilu tahun ini dianggap punya peran besar dalam keberhasilan Donald Trump menjadi Presiden.

Pidato terakhirnya, mengubah citra Hilary Clinton, seorang wanita karir yang tidak cocok menjadi Presiden. Wanita karir yang kurang perhatian pada keluarga.

Berbeda dengan Melanija, seorang bekas model yang mengaku sangat peduli pada kebersamaan keluarga. "Kemanapun kami pergi, Donald dan saya selalu ada waktu untuk Baron", ujarnya menunjuk pada putera tunggalnya dengan Donald yang berusia 10 tahun. [***]

Penulis adalah wartawan senior

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Dicurigai Ada Kaitan Gibran dalam Proyek Sarjan di Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 00:40

UPDATE

Dana Asing Banjiri RI Rp2,43 Triliun di Akhir 2025

Sabtu, 03 Januari 2026 | 10:09

Pelaku Pasar Minyak Khawatirkan Pasokan Berlebih

Sabtu, 03 Januari 2026 | 09:48

Polisi Selidiki Kematian Tiga Orang di Rumah Kontrakan Warakas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 09:41

Kilau Emas Dunia Siap Tembus Level Psikologis Baru

Sabtu, 03 Januari 2026 | 09:19

Legislator Gerindra Dukung Pemanfaatan Kayu Hanyut Pascabanjir Sumatera

Sabtu, 03 Januari 2026 | 09:02

Korban Tewas Kecelakaan Lalu Lintas Tahun Baru di Thailand Tembus 145 Orang

Sabtu, 03 Januari 2026 | 08:51

Rekor Baru! BP Tapera Salurkan FLPP Tertinggi Sepanjang Sejarah di 2025

Sabtu, 03 Januari 2026 | 08:40

Wall Street Variatif di Awal 2026

Sabtu, 03 Januari 2026 | 08:23

Dolar AS Bangkit di Awal 2026, Akhiri Tren Pelemahan Beruntun

Sabtu, 03 Januari 2026 | 08:12

Iran Ancam Akan Targetkan Pangkalan AS di Timur Tengah Jika Ikut Campur Soal Demo

Sabtu, 03 Januari 2026 | 07:59

Selengkapnya