Berita

Sumarno/net

Politik

KPU Jakarta: Tempel Alat Peraga Di Pohon Bisa Mengurangi Perolehan Suara

SABTU, 29 OKTOBER 2016 | 10:36 WIB | LAPORAN:

Ketua Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) DKI Jakarta, Sumarno, mengingatkan tim pemenangan dari tiga pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta untuk tidak memasang alat peraga kampanye di sembarang tempat. Yang paling terlarang adalah menempel poster atau spanduk di pohon-pohon.

Untuk memperkuat peringatannya, Sumarno menyebut tindakan menempel alat peraga kampanye di pohon bisa mengurangi perolehan suara pasangan calon dalam Pilkada Jakarta yang digelar Februari 2017 mendatang.

Menurut dia, tanaman juga mahluk hidup yang bisa berdoa kepada penciptanya untuk memberikan berkah bagi setiap manusia yang menjaga dan melestarikannya. Sebaliknya, tanaman juga bisa memohon kepada Tuhan untuk mengurangi berkah bagi manusia yang tidak mencintainya.


"Tolong disampaikan ke pendukung, jangan sampai kota kita kotor. Jangan tempel di pohon-pohon karena mereka makhluk hidup. Pohon juga berdoa kepada Allah, jadi bisa berpengaruh juga pada suara," ungkap Sumarno dalam pidatonya di acara deklarasi damai Pilkada Jakarta di kawasan Silang Monas, Jakarta Pusat, Sabtu pagi (29/10).

Dia tegaskan bahwa KPU dan Bawaslu sudah mengatur titik-titik di mana alat kampanye bisa diletakkan. Aturan mengenai itu sudah disampaikan kepada masing-masing tim sukses pasangan calon.

Selain mengingatkan soal pemasangan spanduk dan alat peraga, Sumarno juga mengingatkan bahwa acara deklarasi damai dan berintegritas hari ini dilakukan dengan harapan Pilkada Jakarta dapat berjalan baik tanpa ada konflik di Ibu Kota.

"Kita jadikan Pilkada Jakarta indah seperti pelangi di langit. Meski berbeda warna tapi dia (pelangi) indah. Karena pada dasarnya perbedaan itu yang membuat Jakarta indah," pungkas Sumarno. [ald]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Lagi Sakit, Jangan Biarkan Jokowi Terus-terusan Temui Fans

Senin, 12 Januari 2026 | 04:13

Eggi-Damai Dicurigai Bohong soal Bawa Misi TPUA saat Jumpa Jokowi

Senin, 12 Januari 2026 | 04:08

Membongkar Praktik Manipulasi Pegawai Pajak

Senin, 12 Januari 2026 | 03:38

Jokowi Bermanuver Pecah Belah Perjuangan Bongkar Kasus Ijazah

Senin, 12 Januari 2026 | 03:08

Kata Yaqut, Korupsi Adalah Musuh Bersama

Senin, 12 Januari 2026 | 03:04

Sindiran Telak Dokter Tifa Usai Eggi-Damai Datangi Jokowi

Senin, 12 Januari 2026 | 02:35

Jokowi Masih Meninggalkan Jejak Buruk setelah Lengser

Senin, 12 Januari 2026 | 02:15

PDIP Gelar Bimtek DPRD se-Indonesia di Ancol

Senin, 12 Januari 2026 | 02:13

RFCC Complex Perkuat Ketahanan Energi Nasional

Senin, 12 Januari 2026 | 01:37

Awalnya Pertemuan Eggi-Damai dengan Jokowi Diagendakan Rahasia

Senin, 12 Januari 2026 | 01:16

Selengkapnya