Berita

Politik

PDIP: Pilkada Gorontalo Momentum Hadirkan Kekuasaan Berwatak Kerakyatan

SENIN, 17 OKTOBER 2016 | 08:43 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Provinsi Gorontalo yang saat pemekarannya dilakukan pada era Presiden Megawati Soekarnoputri ke depan harus terus menjadi daerah maju dengan meningkatnya pembangunan dan kesejahteraan rakyatnya. Hal itu bisa terwujud jika kepemimpinan dipegang oleh pemimpin yang dalam kepemimpinannya dikendalikan oleh ideologi, seperti halnya kepemimpinan Presiden Jokowi dengan ideologi Pancasila 1 Juni 1945.

Demikian disampaikan Sekjen DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto saat menyampaikan sambutan acara Rakerdasus DPD PDI Perjuangan Gorontalo untuk konsolidasi pemenangan pasangan Hana Hasanah Fadel Muhammad-Toni M Junus untuk Pilkada Gorontalo 2017, di Gorontalo, Minggu (16/10).

"Bagi PDI Perjuangan, kekuasaan adalah alat perjuangan. Maka dari itu, kita berpegang pada perspektif kesejarahan, karena dengen memerdekakan gagasan politik kita, memenangkan ideologi, kita akan mmerdekakan rakyat marhaen. Kita harus memenangkan Pilkada Gorontalo ini, memenangkan pasangan Hana-Toni untuk menjadikan kekuasaan di Gorontalo ini berwajah kerakyatan," kata Hasto Kristiyanto.


Hadir dalam rakerdasus tersebut diantaranya Ketua DPP PDI Perjuangan Idham Samawi dan Ketua Bidang Pemenangan Pemilu Bambang DH. Hadir juga pasangan Hana-Toni, serta perwakilan partai pengusung. Hadir juga Wakil Kepala Badan Penanggulangan Bencana (Baguna) PDI Perjuangan Mochtar Muhammad, yang ditugaskan khusus untuk pemenangan Pilkada Gorontalo. Selain itu, juga Sekretaris DPD Partai Golkar Gorontalo Paris Jusuf, meskipun partainya mengusung calon lain.

Untuk bisa mewujudkan kekuasaan yang berwajah kerakyatan, sesuai dengan ideologi Pancasila 1 Juni 1945, khususnya sila kemanusiaan dan sila keadilan sosial, PDI Perjuangan telah menyekolahkan para calon kepala daerah dalam Sekolah Partai yang diisi dengan berbagai gagasan dan program-program unggulan untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat. Bagi PDI Perjuangan, pengalaman mengelola kekuasaan sudah cukup banyak, mulau dari pemerintah pusat hingga pemerintah daerah dimana banyak kader dan kepala daerah PDI Perjuangan yang berhasil dalam mengelola kekuasaan tersebut.

Dia mencontohkan bagaimana padi MSP (Mari Sejahterakan Petani) yang dikembangkan PDI Perjuangan bisa meningkatkan hasil pertanian dari yang biasanya hanya menghasilkan panen padi 6 ton per hektar kini dengan padi MSP bisa menjapai 6-11 ton per hektar. Kemudian juga pengembangan cabe serta buah naga yang cukup berhasil di daerah yang dipimpin kader PDI Perjuangan.

"Ini adalah contoh sederhana bahwa PDI Perjuangan partai yang punya wajah kerakyatan," ujar Hasto.

Dengan pengalaman dan konsistensi ideologi PDI Perjuangan itu, Hasto meyakini Provinsi Gorontalo akan lebih maju ketika dipimpin oleh pasangan Hana-Toni, figur yang dalam menjalankan kepemimpinannya dikawal dengan ideologi serta bersinergi dan satu arah dengan gerak pembangunan pemerintah pusat dibawah kepemimpinan Presiden Jokowi, yang juga kader PDI Perjuangan.

Untuk itulah, Hasto mengingatkan, bahwa kemenangan Pilkada Gorontalo bukan hanya soal orang per orang, tetapi merupakan marwah partai untuk memperjuangkan ideologi, untuk berjuang bersama rakyat demi meningkatkan kesejahteraan.

"Ibu Mega telah menugaskan DPD dan DPC hingga anak ranting se-Sulawesi untuk gotong royong memenangkan Pilkada ini. Semua harus rampak barisan, tidak boleh ada yang ragu. Bagi yang tidak mau dengan keputusan ini, sesuai perintah Ibu Ketua Umum, silahkan dengan jantan keluar dari barisan ini," tegas Hasto.

Dalam kesempatan tersebut, Hasto juga menyampaikan bahwa pada bulan November nanti Megawati akan berkunjung ke Gorontalo. Untuk itu, semua kader harus bisa menunjukan kekompakan dan semangat dalam satu kesatuan ideologi untuk bergotong royong memenangkan pasangan Hana-Tono demi Gorontalo yang lebih maju.

Calon Gubernur Gorontalo Hana Hasanah Fadel Muhammad dalam sambuatan singkatnya dengan penuh keyakinan menyampaknan dengan kekompakan semua partai pengusung dan pendukung, dengan gotong royong, kita pasti bisa memenangi pilkada ini untuk kemenangan rakyat Gorontalo.

Sementara Toni M Junus yang juga Bendahara DPD PDI Perjuangan Gorontalo mengatakan, perjuangan PDI Perjuangan di Gorontalo sejak 20 tahun lalu sudah melalui berbagai tantangan, mulai dari bagaimana sulitnya mencari pengurus, hingga hanya bisa membentuk fraksi gabungan di DPRD. Kini, dikala PDI Perjuangan terus menguat, dengan bisa membentuk fraksi sendiri, bahkan menduduki pimpinan DPRD, sudah saatnya untuk membuktikan bisa merebut kekuasaan demi membangun Gorontalo dan meningkatkan kesejahteraan rakyat marhaen.

"Insya Allah, tekad kita dalam pemilihan gubernur ini, bisa meraih kekuasaan di Gorontalo untuk mewujudkan harapan kesejahteraan bagi rakyat marhaen," katanya.

Usai acara rakerdasus DPD PDI Perjuangan, Hasto dan rombongan secara khusus bertemu dengan Bupati Gorontalo, Nelson Pomalingo yang dikemas dalam acara makan siang. Menurut Hasto, faktor keberhasilan Nelson dalam memimpin Kabupaten Gorontalo akan sangat menentukan menjadi basis pemilih Hana-Toni, di Pilkada Provinsi Gorontalo nanti. [rus]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Kesiapan Listrik dan Personel Siaga PLN Diapresiasi Warga

Sabtu, 10 Januari 2026 | 21:51

Megawati Minta Kader Gotong-Royong Bantu Sumatera

Sabtu, 10 Januari 2026 | 21:35

Muannas Peringatkan Pandji: Ibadah Salat Bukan Bahan Lelucon

Sabtu, 10 Januari 2026 | 21:28

Saksi Cabut dan Luruskan Keterangan Terkait Peran Tian Bahtiar

Sabtu, 10 Januari 2026 | 20:53

Rocky Gerung: Bagi Megawati Kemanusiaan Lebih Penting

Sabtu, 10 Januari 2026 | 20:40

Presiden Jerman: Kebijakan Trump Merusak Tatanan Dunia

Sabtu, 10 Januari 2026 | 19:53

Ostrakisme Demokrasi Athena Kuno: Kekuasaan Rakyat Tak Terbatas

Sabtu, 10 Januari 2026 | 19:31

Megawati Resmikan Pendirian Kantor Megawati Institute

Sabtu, 10 Januari 2026 | 18:53

Khamenei Peringatkan Trump: Penguasa Arogan Akan Digulingkan

Sabtu, 10 Januari 2026 | 18:06

NST 2026 Perkuat Seleksi Nasional SMA Kemala Taruna Bhayangkara

Sabtu, 10 Januari 2026 | 17:36

Selengkapnya