Pegiat dunia maya dihebohkan dengan berita adanya lembaran kertas Al-Quran dipakai untuk membungkus makanan, kemarin. Astaghfirullah, netizen meminta kasus itu diusut.
Ceritanya, Warga Dusun 05, Desa Gebang Kulon, Kecamatan Gebang, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat heboh. Warga menemukan lembaran kertas Al-Quran menjadi bungkus makanan hajatan. Karena warga yang menemukannya tidak hanya seorang, mereka berinisiatif mencari tahu sumbernya. Ternyata, setelah ditelusuri, lembaran Al-Quran itu dijual di sebuah toko yang menjual koran bekas. Di sana warga menemukan sekitar 2 kilogram lembaran Al-Quran. Warga pun membelinya agar lembaran Al-Quran tidak tersebar lagi.
Sekitar 2 kilogram kertas bertuliskan ayat Al-Quran langsung diamankan dan dilaporkan warga ke Polsek Gebang Kabupaten Cirebon. Beberapa kertas juga ditemukan masih dalam bentuk cetakan besar belum terpotong.
Ketua MUI Desa Gebang Kulon Kabupaten Cirebon, Ali Sobirin, menerangkan, dalam gulungan kertas 2 kilogram itu tercetak Surat Yunus, At Taubah dan Surat Hud. "Sepertinya ini kegagalan cetak. Tapi kenapa bisa beredar ke masyarakat. Harusnya kan dimusnahkan dan jangan sampai beredar," kata Ali.
Ketua MUI Kabupaten Cirebon, KH Bahrudin Yusuf mengimbau masyarakat agar menyikapi penemuan itu dengan tenang. "Saya mengimbau kepada masyarakat untuk tidak melakukan anarkis, tidak melakukan main hakim sendiri," katanya.
Menurutnya, umat Islam harus bertabayyun terlebih dahulu dan datang baik-baik untuk mencari tahu kebenarannya. Dia berharap, masalah itu dapat diselesaikan dengan baik dan beradab. Biarkan pihak yang berwenang melacak temuan lembaran Al-Quran tersebut secara resmi. "Saya tidak ingin ada main hakim sendiri, kita koordinasi dengan aparat keamanan," ujarnya. "Kalau disengaja itu berarti sebagai penistaan agama. Namun, kalau tidak disengaja ya mau bagaimana lagi, itu merupakan kelalaian," kata dia.
Linimasa pun geger. Di Twitter, tweeps banyak yang menyayangkannya. "Astaghfirullah, Lembar Al Quran Digunakan untuk Bungkus Makanan..." kicau @klikbalikpapan, dibalas @Ophy_Heartchz@Ophy_Heartc. "Lembaran Al Quran yang dijadikan bungkus makanan ini termasuk kasus penistaan agama? Siapa pelakunya?," cuitnya. "Saya malah prihatin melihat bungkus berisikan ayat Quran dibuang ke tempat sampah," cuit @SlametMuslim.
Sedangkan di forum Kaskus, sejumlah Kaskuser juga mengomentari kasus penemuan Al-Quran yang dibuat bungkus makanan ini. Sabarihong geram. "Penistaan agama..harus diproses hukum," tulisnya. Sedang kaskuser berakun Pig21 meminta tidak berlebihan dan memaafkan yang punya hajat. "Qur'an jadi bungkus nasi ya gpp kalo tidak disengaja," sebutnya, senada dengan Akumidtorc. "Nista.. nista.. nista.. Tapi kalau gak sengaja gpp." Akun Namakulyna meminta umat Islam tabayyun. "Nanya dulu donk, kan kalo gak sengaja berarti gak ada unsur penistaan agama hanya kelalaian saja," tulisnya. ***