Berita

Ilustrasi/Net

Politik

PILKADA JAKARTA

Gerindra Minta KPU dan Polisi Awasi Pemilih Siluman

SENIN, 17 OKTOBER 2016 | 05:42 WIB | LAPORAN:

RMOL. Partai Gerindra meminta Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan aparat Kepolisian untuk bekerja keras mencegah terjadinya kecurangan dalam Pilkada DKI 2017 mendatang.

Waketum Gerindra, Arief Poyuono menjelaskan, pencegahan penting dilakukan mengingat adanya informasi pengerahan pemilih siluman untuk memanipulasi suara petahana Basuki Tjahaja Purnama dan Djarot Saiful Hidayat. (Baca:Informasinya, Pemilih Siluman Dikerahkan Manipulasi Suara Ahok-Djarot)

"Jangan sampai terjadi Kecurangan yang massive pada Pilkada DKI Jakarta ,apalagi rakyat ekonominya lagi susah," kata dia dalam surat elektronik yang dikirimkan ke redaksi, Senin (17/10).


Gerindra, kata Arief lagi, juga mengimbau warga DKI Jakarta ber-KTP dan tinggal di Jakarta untuk mengawasi para pemilih saat pencoblosan.

"Yang datang Ke TPS harus benar benar warga DKI Jakarta yang sah dan punya hak pilih. Sebab pemilih siluman nanti akan diarahkan untuk memilih pasangan petahana," jelasnya.

"Jika Pilkada DKI Jakarta hasilnya curang dan dimenangkan pasangan yang punya sumberdaya untuk curang dan punya kekuasaan, maka akan berdampak pada kerusuhan di Jakarta seperti tahun 98."

Itu, kata Arief, bisa terjadi lantaran Ahok baru-baru ini terbelit kasus dugaan penistaan Agama Islam. Hal itu tidak akan mudah dilupakan oleh umat Islam Jakarta. "Dan jika Pilkada dimenangkan  Basuki Tjahaja-Djarot Saiful Hidayat dengan kualitas peyelenggaraan Pilkada yang enggak jujur maka bisa berpotensi rusuh di Jakarta." [sam]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Ramadhan Pohan, Pendukung Anies yang Kini Jabat Anggota Dewas LKBN ANTARA

Jumat, 09 Januari 2026 | 03:45

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

UPDATE

Kadisdik DKI Senang Lihat Kemping Pramuka di SDN 11 Kebon Jeruk

Sabtu, 10 Januari 2026 | 02:03

Roy Suryo Cs Pastikan Menolak Ikuti Jejak Eggi dan Damai

Sabtu, 10 Januari 2026 | 01:47

Polri Tetap di Bawah Presiden Sesuai Amanat Reformasi

Sabtu, 10 Januari 2026 | 01:14

Kesadaran Keselamatan Pengguna Jalan Tol Rendah

Sabtu, 10 Januari 2026 | 01:04

Eggi dan Damai Temui Jokowi, Kuasa Hukum Roy Suryo Cs: Ada Pejuang Ada Pecundang!

Sabtu, 10 Januari 2026 | 00:34

Debat Gibran-Pandji, Siapa Pemenangnya?

Sabtu, 10 Januari 2026 | 00:19

Prabowo Didorong Turun Tangan terkait Kasus Ketua Koperasi Handep

Sabtu, 10 Januari 2026 | 00:04

Eggi dan Damai Mungkin Takut Dipenjara

Jumat, 09 Januari 2026 | 23:46

Relasi Buku Sejarah dan Medium Refleksi Kebangsaan

Jumat, 09 Januari 2026 | 23:42

Kadispora Bungkam soal Lahan Negara di Kramat Jati Disulap Jadi Perumahan

Jumat, 09 Januari 2026 | 23:07

Selengkapnya