Berita

Djan Faridz/Net

Politik

PILKADA DKI 2017

Djan Harus Ngalah, Pemerintah Masih Kukuhkan PPP Kubu Romi

JUMAT, 14 OKTOBER 2016 | 18:45 WIB | LAPORAN:

Partai Persatuan Pembangunan (PPP) kubu Djan Faridz harus rela menunda dukungannya kepada pasangan petahana Basuki Tjahaja Purnama dan Djarot Saiful Hidayat di Pilkada DKI Jakarta 2017. Pasalnya, Kementerian Hukum dan HAM belum mengeluarkan keputusan terkait surat permohonan peninjauan ulang pengesahan kepengurusan DPP PPP kubu Romahurmuziy.

Menkumham Yasonna Hamonangan Laoly menjelaskan, pihaknya belum memutuskan hasil kajian atas surat yang dilayangkan PPP kubu Djan Faridz terkait kepengurusan partai yang sah. Menurutnya, surat itu masih dalam kajian intensif.‎

"Masih dikaji secara cermat," kata Yasonna di kantornya, Jalan Rasuna Said, Jakarta (Jumat, 14/10).


‎Yasonna mengakui bahwa kubu Djan Faridz melayangkan surat ke pihaknya agar meninjau ulang Surat Keputusan PPP yang dipimpin oleh Romi. Permintaan menganulir kepengurusan Romi itu diajukan dengan alasan putusan kasasi Mahkamah Agung yang mengesahkan kepengurusan PPP Djan Faridz hasil Muktamar VIII Jakarta.

Dari data-data terbaru yang diserahkan kubu Djan Faridz bisa dijadikan alasan pembatalan SK PPP kubu Romi. Meski demikian, Yasonna menegaskan belum bisa memutuskan dalam waktu singkat karena harus dilakukan pengujian.

Diketahui, dalam Pilkada DKI 2017, PPP kubu Romi memutuskan mendukung pasangan bakal calon gubernur Agus Yudhoyono-Sylviana Murni bersama koalisi Cikeas. Beberapa waktu kemudian, PPP kubu Djan Faridz menyatakan dukungan kepada pasangan petahana Ahok-Djarot bersama PDI Perjuangan, Partai Golkar, Partai Nasdem, dan Partai Hanura. [wah] 

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Ramadhan Pohan, Pendukung Anies yang Kini Jabat Anggota Dewas LKBN ANTARA

Jumat, 09 Januari 2026 | 03:45

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

UPDATE

Kadisdik DKI Senang Lihat Kemping Pramuka di SDN 11 Kebon Jeruk

Sabtu, 10 Januari 2026 | 02:03

Roy Suryo Cs Pastikan Menolak Ikuti Jejak Eggi dan Damai

Sabtu, 10 Januari 2026 | 01:47

Polri Tetap di Bawah Presiden Sesuai Amanat Reformasi

Sabtu, 10 Januari 2026 | 01:14

Kesadaran Keselamatan Pengguna Jalan Tol Rendah

Sabtu, 10 Januari 2026 | 01:04

Eggi dan Damai Temui Jokowi, Kuasa Hukum Roy Suryo Cs: Ada Pejuang Ada Pecundang!

Sabtu, 10 Januari 2026 | 00:34

Debat Gibran-Pandji, Siapa Pemenangnya?

Sabtu, 10 Januari 2026 | 00:19

Prabowo Didorong Turun Tangan terkait Kasus Ketua Koperasi Handep

Sabtu, 10 Januari 2026 | 00:04

Eggi dan Damai Mungkin Takut Dipenjara

Jumat, 09 Januari 2026 | 23:46

Relasi Buku Sejarah dan Medium Refleksi Kebangsaan

Jumat, 09 Januari 2026 | 23:42

Kadispora Bungkam soal Lahan Negara di Kramat Jati Disulap Jadi Perumahan

Jumat, 09 Januari 2026 | 23:07

Selengkapnya