Berita

Irman Gusman/Net

Hukum

KPK Diminta Hentikan Pemeriksaan Irman Gusman

SELASA, 11 OKTOBER 2016 | 16:47 WIB | LAPORAN:

Mantan Ketua DPD RI Irman Gusman menolak untuk diperiksa penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) atas dugaan suap pengurusan kuota gula impor Bulog untuk wilayah Sumatera Barat.

Penolakan tersebut lantaran proses praperadilan terhadap Irman akan berjalan. Selain itu, Irman juga akan menjalani operasi jantung dan tidak memungkinkan untuk melanjutkan pemeriksaan.

Razman Nasution selaku pengacara Irman menjelaskan, kliennya telah direkomendasikan oleh dokter RSPAD Gatot Subroto untuk menjalani operasi ring jantung yang kedua. Hal ini jugalah yang membuat Irman mendatangi KPK. Alih-alih ingin menjalankan rekomendasi dokter, Irman justru tetap diperiksa oleh penyidik atas kasus yang menyeretnya. Padahal, kata Razman, dirinya telah mengirimkan surat agar KPK memeriksa kesehatan kliennya.


"Faktanya tadi penyidik dengan saya berdebat. Bahwa beliau (Irman) dipaksa diperiksa. Kita tidak setujui karena kita bersepakat selama praperadilan, Pak Irman jangan diperiksa dulu dan karena beliau juga sedang sakit," ujar Razman saat mendampingi Irman di Gedung KPK, Jalan Rasuna Said, Jakarta (Selasa, 11/10).

Razman sangat menyesalkan pemanggilan Irman untuk diperiksa sebagai saksi dan bukan untuk pemeriksaan kesehatan. Terlebih, pemeriksaan Irman sebagai tersangka ataupun saksi harus dihentikan sementara lantaran upaya hukum praperadilan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan akan dimulai pada 18 Oktober mendatang.

Razman mengambil contoh mantan Menteri Agama Suryadharma Ali dan mantan Menteri ESDM Jero Wacik. Saat itu, keduanya mengajukan praperadilan dan KPK pun menghentikan sementara pemeriksaan keduanya.

"Tolong jangan dipaksakan, ini skala internasional. Jadi kami tidak berkenan diperiksa karena memang permintaan beliau (Irman)," cetus Razman. [wah]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Lazismu Kupas Fikih Dam Haji: Daging Jangan Menumpuk di Satu Titik

Jumat, 15 Mei 2026 | 02:12

Telkom Gandeng ZTE Perkuat Pengembangan Infrastruktur Digital

Jumat, 15 Mei 2026 | 01:51

Menerima Dubes Swedia

Jumat, 15 Mei 2026 | 01:34

DPD Minta Pergub JKA Dikaji Ulang dan Kedepankan Musyawarah di Aceh

Jumat, 15 Mei 2026 | 01:17

Benarkah Negeri ini Dirusak Pak Amien?

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:42

Pendidikan Tinggi sebagai Arena Mobilitas Vertikal Simbolik

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:37

KNMP Diharapkan Mampu Wujudkan Hilirisasi Perikanan

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:22

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

Pembangunan SR Masuk Fase Darurat, Ditarget Rampung Juni 2026

Kamis, 14 Mei 2026 | 23:33

Harga Minyakita Masih Tinggi, Pengangkatan Wamenko Pangan Dinilai Percuma

Kamis, 14 Mei 2026 | 23:18

Selengkapnya