. Pilkada serentak tahun 2017 merupakan momentum konsolidasi demokrasi dan penguatan sistem pemerintahan pusat dan daerah untuk mewujudkan kesejahteraan rakyat Indonesia melalui cara-cara yang berdaulat, berdikari, dan berkepribadian.
Bagi PDI Perjuangan, Pilkada ini merupakan momentum penting untuk mewujudkan semangat bergotong royong menangkan pilkada serentak dengan cara menyatukan segenap gagasan dan program dengan suara hati serta harapan rakyat, melalui penyatuan pergerakan kekuatan rakyat Indonesia dalam satu rampak barisan yang sama.
"Bahwa kemenangan pilkada serentak tahun 2017 akan memperkuat pemerintahan Jokowi-JK dan mendorong kerja sama vertikal dan horizontal dengan seluruh jajaran kader PDIP," kata Koordinator Kepala Daerah PDIP se-Jawa Timur, Budi Sulistyono, saat membacakan ikrar di hadapan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri dan para calon kepala daerah di Blitar (Senin, 11/10).
Hadir para calon kepala daerah seperti Ahok-Djarot, Dominggus untuk Papua Barat, Irwandi Yusuf untuk Aceh, Hana Hasanah untuk Gorontallo, Rano Karno untuk Banten, Ali Baal Masdar untuk Sulbar, dan Rustam Irwansyah untuk Babel.
Budi, yang merupakan Bupati Ngawi, lalu meneken pernyataan itu bersama dengan Walikota Surabaya, Tri Rismaharini, sebagai perwakilan dari seluruh kepala daerah. Dalam pernyataan itu, mereka sepakat berjuang untuk memenangkan pasangan calon kepala daerah PDIP, khususnya pasangan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan Djarot Saiful Hidayat untuk Pilkada DKI, dan pilkada lainnya, yang memiliki posisi politik yang sama pentingnya, yaitu dengan Papua Barat Dominggus-Muh. Lacotani, Banten Rano Karno-Mulya, Aceh Irwandi Yusuf, Gorontalo Hana Hasanah-Tony Yunus, Sulawesi Barat Ali Baal Masdar-Enny Anggraini Anwar, Bangka Belitung Rustam-Irwansyah.
"Bergotong royong untuk memenangkan pasangan calon gubenur dan wakil gubernur yang diusung PDIP, guna mendorong kerjasama antar kepala daerah PDIP di dalam menerapkan pola pembangunan semesta dan berencana," katanya di point kedua.
Point ketiga, smabung Budi, mereka bertekad untuk menjadikan pilkada serentak sebagai konsistensi gagasan pemerintahan daerah untuk menyelesaikan masalah pokok rakyat, menyediakan kebutuhan dasar rakyat di bidang pendidikan, kesehatan, pangan, sandang, dan penghidupan yang layak, serta membangun masa depan yang lebih baik dengan mengedepankan nilai-nilai Ketuhanan, kemanusiaan, kebangsaan, musyawarah-mufakat, dan keadilan.
[ysa]