Berita

Taat Pribadi/Net

Hukum

Kemensos Pulangkan Para Pengikut Taat Pribadi

MINGGU, 09 OKTOBER 2016 | 15:58 WIB | LAPORAN:

Kementerian Sosial bakal memulangkan pengikut Dimas Kanjeng Taat Pribadi yang hingga kini masih bertahan di Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur.

"Hingga kini dua tim yang masih berada di lokasi dan aktif mendata para mantan dan pengikut padepokan," kata Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa kepada wartawan, Minggu (9/10).

Menurutnya, Kemensos mendukung penyediaan transportasi untuk pemulangan para pengikut Dimas Kanjeng yang berasal dari penjuru Indonesia. Pengikut yang kampung halamannya berada di Pulau Jawa akan diantar melalui jalur darat menggunakan Bus Damri. Sedangkan yang berasal dari luar Jawa diangkut menggunakan Kapal Pelni.


Dua perusahaan tersebut sudah menjalin kerja sama dengan Kemensos. Terutama untuk penanganan berbagai masalah bencana sosial, termasuk para korban Tenaga Kerja Indonesia Bermasalah (TKIB).

"Jadi kerja sama ini sebenarnya sudah lama untuk mengangkut para TKI bermasalah yang dipulangkan," jelas Khofifah.

Kemensos juga sudah menerjunkan tim trauma healing dan konseling bagi para pengikut Dimas Kanjeng yang ditampung di pengungsian. Sebab tidak sedikit yang memerlukan pemulihan secara psiko-sosial. Selain itu, diberikan bantuan sosial berupa jaminan hidup sebanyak Rp 900 ribu per orang.

"Pemberian jaminan hidup Rp 900 ribu per orang, pemulangan menggunakan Bus Damri dan Kapal Pelni merupakan bagian dari Standard Operating Procedure (SOP) Kemensos dalam penanganan bencana alam maupun sosial," demikian Khofifah. [wah]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Lazismu Kupas Fikih Dam Haji: Daging Jangan Menumpuk di Satu Titik

Jumat, 15 Mei 2026 | 02:12

Telkom Gandeng ZTE Perkuat Pengembangan Infrastruktur Digital

Jumat, 15 Mei 2026 | 01:51

Menerima Dubes Swedia

Jumat, 15 Mei 2026 | 01:34

DPD Minta Pergub JKA Dikaji Ulang dan Kedepankan Musyawarah di Aceh

Jumat, 15 Mei 2026 | 01:17

Benarkah Negeri ini Dirusak Pak Amien?

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:42

Pendidikan Tinggi sebagai Arena Mobilitas Vertikal Simbolik

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:37

KNMP Diharapkan Mampu Wujudkan Hilirisasi Perikanan

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:22

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

Pembangunan SR Masuk Fase Darurat, Ditarget Rampung Juni 2026

Kamis, 14 Mei 2026 | 23:33

Harga Minyakita Masih Tinggi, Pengangkatan Wamenko Pangan Dinilai Percuma

Kamis, 14 Mei 2026 | 23:18

Selengkapnya