Berita

Fadli Zon/Net

Politik

Fadli Zon: Jaga Kedaulatan, TNI Dituntut Terus Bisa Bersahabat Dengan Rakyat

KAMIS, 06 OKTOBER 2016 | 06:36 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Tahun ini, peringatan HUT TNI minim sekali liputan. Selain karena peringatan tahun ini dilakukan secara sederhana, tidak ada upacara besar-besaran atau aksi unjuk kebolehan pasukan. Minimnya liputan juga disebabkan adanya aksi boikot oleh kalangan jurnalis yang dipicu oleh tindak kekerasan oknum TNI di Madiun.

Pada Minggu malam lalu (2/10), seorang jurnalis Net TV, Soni Misdananto, diduga dipukuli oleh anggota Batalion Infanteri Lintas Udara 501 Bajra Yudha Madiun saat meliput kecelakaan lalu lintas yang melibatkan anggota perguruan pencak silat Persaudaraan Setia Hati (PSH) Terate di Kecamatan Taman, Madiun.

Terkait hal ini, Wakil Ketua DPR Fadli Zon mengingatkan bahwa di era seperti sekarang, TNI dituntut harus menjaga hubungan baik dengan mitra-mitra strategisnya, termasuk kalangan jurnalis dan media.


"Oleh karenanya insiden di Madiun kemarin itu memang memprihatinkan. Ke depan, aksi kekerasan terhadap jurnalis tidak boleh lagi terjadi, karena akan merugikan institusi TNI," kata Fadli beberapa saat lalu (Kamis, 6/10).
 
Terkait dengan peringatan HUT TNI, Fadli menyatakan bahwa sebagai tentara rakyat, TNI harus benar-benar berpihak kepada kepentingan rakyat. Kepentingan nasional sebangun dengan kepentingan rakyat. Oleh karena itu TNI harus bisa menjaga posisinya agar jangan sampai dijadikan alat politik oleh kelompok tertentu, apalagi alat kekuasaan dari para pemodal, yang membuat posisinya harus berhadapan dengan rakyat.

"Tugas TNI adalah menjaga kedaulatan dan keutuhan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Meski kawasan Asia Tenggara saat ini secara umum bisa dikatakan dalam keadaan damai, namun kita harus mewaspadai sejumlah potensi konflik politik dan gangguan keamanan yang bisa merongrong kedaulatan Indonesia. Untuk itu TNI dituntut bisa menjalankan fungsinya secara profesional," lanjutnya.

Menurut Fadli, ada beberapa isu strategis yang harus diperhatikan oleh TNI saat ini adalah konflik Laut China Selatan yang kian menjadi isu genting di kawasan Asia Tenggara, isu tentang Papua yang belakangan kian menarik perhatian dunia, serta gangguan keamanan di perbatasan, seperti Filipina, yang telah mengganggu keamanan warga negara kita. Menghadapi isu-isu itu, TNI harus bisa belajar dari pengalaman dan dituntut memiliki pendekatan-pendekatan strategis, bukan hanya bersifat praktis, karena sejumlah isu itu di antaranya melibatkan kemampuan diplomasi politik yang matang.

"Rakyat Indonesia sangat mencintai TNI. Oleh karena itu, selain dituntut menjadi tentara profesional, TNI juga dituntut untuk bisa terus bersahabat dengan rakyat. Saya mengucapkan selamat kepada para prajurit kita yang hari ini merayakan HUT TNI. Dirgahayu TNI," tutup Fadli. [ysa]

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Setelah 19 Kapolda Berganti, Apa yang Berubah bagi Masyarakat?

Selasa, 06 Oktober 2026 | 06:19

King Indo Sah Jadi Raja ASEAN Usai Geprek Thailand 4-2

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:54

Jika Gugatan Denny Indrayana Cs Diterima MK Tak Otomatis Gibran Lengser

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:33

Ada Beking Politik, Suyudi Pede Gusur Puluhan Pati-Pamen Loyalis Listyo

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09

Jaksinema Bakal Jadi Mesin Baru Ekonomi Jakarta

Selasa, 06 Oktober 2026 | 04:55

Bonus Timnas Indonesia Diatur Ketum PSSI

Selasa, 06 Oktober 2026 | 04:38

Nasib Gibran di Tangan MK

Selasa, 06 Oktober 2026 | 04:19

Tak Mudah Pecat Gibran Meski Gugatan Denny Indrayana Cs Dikabulkan MK

Selasa, 06 Oktober 2026 | 03:28

Festival Indonesia 2026 Perkuat Diplomasi Budaya Jakarta-Seoul

Selasa, 06 Oktober 2026 | 03:03

Jakarta Butuh Regulasi Parkir Valet

Selasa, 06 Oktober 2026 | 02:23

Selengkapnya