Berita

Paris Jackson/Net

Blitz

Paris Jackson, Ejek Tato Ayah

SENIN, 03 OKTOBER 2016 | 08:04 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Tato alias seni merajah tubuh sudah lama ada. Mengapresiasi tato bisa dibilang tidak berbeda dengan menikmati seni yang lainnya. Dan soal benar atau tidak, baik atau tidak, pendapat selamanya bersifat subjektif.

Yang paling tepat adalah, seseorang yang dirajah tubuh­nya dengan tulisan atau gam­bar, bukan pihak yang dipaksa. Menyoal tato, anak mendiang penyanyi legendaris Michael Jackson, Paris terpaksa beru­rusan dengan netizen karena sebuah tato.

Belum lama ini, ia dikritik setelah berkomentar pedas mengenai foto sebuah tato bergambar wajahnya yang diunggah oleh akun Instagram Sucky Tattoos. Dalam foto yang diunggah, terlihat kar­ikatur sederhana Si Raja Pop dengan kalimat, "Ia telah me­nyentuh banyak hal. dia akan bersama kita selamanya."


"Saya tertawa melihatnya," tulis Paris dalam kolom ko­mentar foto tersebut.

Perempuan yang baru berusia 18 tahun itu langsung menda­pat kritik, karena dinilai tidak menghargai seni dan sosok ayahnya, yang memang sangat dikagumi oleh banyak orang.

Tapi sepertinya Paris tidak peduli terhadap komentar pe­das yang menyerang dirinya, karena sampai saat ini, belum ada pernyataan apa pun dari dirinya.

Menengok ke belakang, empat tahun lalu Paris disebut memang punya cerita lama yang terbilang cukup tidak baik. Dia sempat mengaku ingin bunuh diri karena selalu mendapat ejekan.

"Saya berusaha bertahan, namun mereka sepertinya tidak pernah merasa puas untuk mengejek saya," ujar Paris, da­lam unggahan video yang kini sudah dihapus di Instagram.

Setelah itu, ia sempat cuti berkeliaran di media sosial dan setahun setelahnya, ia kembali lagi. "Saat saya menutup akun saya, banyak orang yang mem­inta saya membukanya kembali. Tapi sepertinya, tidak ada yang berubah," tambahnya. ***

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Diburu Kolektor, BI Cetak Lagi Rupiah Tanda Tangan Purbaya

Jumat, 25 September 2026 | 00:17

DPRD DKI: Perkuat Fungsi Edukasi dan Kebudayaan di TIM

Jumat, 25 September 2026 | 00:04

Pelunasan BLBI Jadi Tonggak Penyelesaian Krisis 1997-1998

Kamis, 24 September 2026 | 23:37

Tim Hukum: Tak Ada Saksi Sebut Heri Susanto Terima Suap

Kamis, 24 September 2026 | 23:19

Sufmi Dasco akan Kukuhkan Pengurus APKLI Merah Putih

Kamis, 24 September 2026 | 23:00

Tagihan Cicilan Kopdes Merah Putih Rp37,7 Triliun Jatuh Tempo Besok

Kamis, 24 September 2026 | 22:59

Warisan Kwik Kian Gie untuk Indonesia

Kamis, 24 September 2026 | 22:48

DPR Minta Basarnas Lanjutkan Pencarian Jurnalis Hilang di Selat Sunda

Kamis, 24 September 2026 | 22:26

Tokoh Adat Papua Kecam Penembakan Tiga Warga Sipil di Muliama

Kamis, 24 September 2026 | 22:23

Menko Yusril Pastikan Media Bebas Meliput di Lapas Cibinong

Kamis, 24 September 2026 | 22:11

Selengkapnya