Berita

Setya Novanto/Net

Politik

Dalam Munas AMPI, Setnov Kembali Didorong Jadi Cawapres Jokowi

SABTU, 01 OKTOBER 2016 | 00:08 WIB | LAPORAN:

. Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI) mengelar Musyawarah Nasional ke-VIII di Main Dining Hall Wisma Atlet Gor Jakabaring, Palembang, Sumatera Selatan, Jumat (30/9). Salah satu aganda dalam Munas tersebut adalah mendengarkan pemaparan pertangung jawaban Ketua DPP AMPI Dave Akbarshah Fikarno Laksono.

Ketua DPD seluruh provinsi yang menjadi peserta Munas menyampaikan satu persatu tangapan dan pandangan umum mengenai pertangungjawaban DPP AMPI masa bakti 2010-2015.

Menariknya dalam tanggapan dari masing-masing DPD terselip pernyataan dukungan terhadap Ketua Partai Golkar Setya Novanto sebagai Wakil Presiden mendampingi Joko Widodo pada Pilpres 2019 mendatang.


"DPD AMPI Kalteng (Kalimantan tengah) menerima LPJ DPP AMPI masa bakti 2010-2015 tanpa catatan. Selanjutnya kita mendukung Joko Widodo menjadi Presiden dan Ketua Setya Novanto menjadi wakil Presiden di 2019," ujar Ketua DPD AMPI Kalteng, Subandi saat menyampaikan tanggapan.

Wacana Setya Novanto menjadi Calon Wakil Presiden (Cawapres) mencuat setelah Rapat Pimpinan Nasional pertama Partai Golkar di bawah kepemimpinan Novanto mendeklarasikan keputusan bahwa Partai Golkar mendukung Joko Widodo maju kembali sebagai Calon Presiden (Capres) dalam Pilpres 2019 mendatang. Deklarasi dukungan Joko Widodo sebagai Capres mendapat reaksi positif dari organisasi sayap partai Golkar.

Inisiator Barisan Muda Partai Golkar (BMPG) Sirajuddin Abdul Wahab menilai perlu ada pembahasan yang serius mengenai paket calon wakil presiden yang berangkat dari internal partai. Menurut Sirajuddin sosok Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto adalah tokoh yang layak dan pas untuk disandingkan dengan Jokowi sebagai pasangan capres dan cawapres dalam Pilpres 2019 mendatang. [ysa]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Lagi Sakit, Jangan Biarkan Jokowi Terus-terusan Temui Fans

Senin, 12 Januari 2026 | 04:13

Eggi-Damai Dicurigai Bohong soal Bawa Misi TPUA saat Jumpa Jokowi

Senin, 12 Januari 2026 | 04:08

Membongkar Praktik Manipulasi Pegawai Pajak

Senin, 12 Januari 2026 | 03:38

Jokowi Bermanuver Pecah Belah Perjuangan Bongkar Kasus Ijazah

Senin, 12 Januari 2026 | 03:08

Kata Yaqut, Korupsi Adalah Musuh Bersama

Senin, 12 Januari 2026 | 03:04

Sindiran Telak Dokter Tifa Usai Eggi-Damai Datangi Jokowi

Senin, 12 Januari 2026 | 02:35

Jokowi Masih Meninggalkan Jejak Buruk setelah Lengser

Senin, 12 Januari 2026 | 02:15

PDIP Gelar Bimtek DPRD se-Indonesia di Ancol

Senin, 12 Januari 2026 | 02:13

RFCC Complex Perkuat Ketahanan Energi Nasional

Senin, 12 Januari 2026 | 01:37

Awalnya Pertemuan Eggi-Damai dengan Jokowi Diagendakan Rahasia

Senin, 12 Januari 2026 | 01:16

Selengkapnya