Berita

Sodik Mujahid/Net

Politik

Politikus Gerindra: Ahok Jangan Paksa Umat Melanggar Ayat Suci

KAMIS, 29 SEPTEMBER 2016 | 17:18 WIB | LAPORAN:

Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI dari Partai Gerindra, Sodik Mujahid, mengecam tindakan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Purnama (Ahok) yang mengutip kitab suci Al Quran dari surat Al Maidah untuk menyerang lawan politiknya di Pilkada DKI Jakarta 2017.

"Sangat menyesalkan dalam kampanye untuk menyerang kelompok lain masih menggunakan isu SARA. Sebuah set back, apalagi dilakukan dalam kampanye di ibu kota republik. Semakin sangat disayangkan jika wilayah SARA itu dilakukan dengan mencatut ayat suci," kata Sodik kepada wartawan, Kamis (29/9).

Beberapa waktu lalu terkait tindakan Ahok itu, Advokat Cinta Tanah Air (ACTA) melaporkan sang calon petahana ke Badan Pengawas Pemilu DKI Jakarta.


Ahok dituding melanggar pasal 15 UU 40/2008 tentang Penghapusan Diskriminasi Ras dan Etnis serta pasal 156 KUHP junto pasal 28 ayat 2UU 11/2008 tentang ITE. Sodik meminta laporan itu juga diproses aparat hukum.

"Lakukan cek dan ricek, aparat keamanan dan hukum agar memproses secara tegas dan adil," desak Sodik.

Menurutnya, tidak salah jika seorang non muslim mengutip surat Al Quran sebagai rujukan. Tetapi harus untuk tujuan yang benar. Tapi jika digunakan untuk tujuan tidak baik, itu menjadi suatu masalah.

"Ahok tidak boleh intervensi memaksakan kaum suatu agama melanggar ayat suci agamanya untuk memilih dia. Itu pelecehan dan pelanggaran HAM," ujarnya menegaskan.

Di beberapa waktu lalu, Basuki Purnama (Ahok) meminta para lawan politiknya untuk berdebat masalah program pembenahan DKI Jakarta.

"Lawan ide kami, jangan pakai (Quran Surah) Al Maidah (ayat) 51," sambungnya.

Ayat Al Quran yang disebut Ahok tersebut mengingatkan kaum Muslim untuk tidak memilih orang-orang Yahudi dan Nasrani sebagai pemimpin. [ald]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

AS Gempur ISIS di Suriah

Minggu, 11 Januari 2026 | 18:14

Aksi Kemanusiaan PDIP di Sumatera Turunkan Tim Kesehatan Hingga Ambulans

Minggu, 11 Januari 2026 | 18:10

Statistik Kebahagiaan di Jiwa yang Rapuh

Minggu, 11 Januari 2026 | 17:52

AS Perintahkan Warganya Segera Tinggalkan Venezuela

Minggu, 11 Januari 2026 | 17:01

Iran Ancam Balas Serangan AS di Tengah Gelombang Protes

Minggu, 11 Januari 2026 | 16:37

Turki Siap Dukung Proyek 3 Juta Rumah dan Pengembangan IKN

Minggu, 11 Januari 2026 | 15:53

Rakernas PDIP Harus Berhitung Ancaman Baru di Jawa Tengah

Minggu, 11 Januari 2026 | 15:22

Rossan Roeslani dan Ferry Juliantono Terpilih Jadi Pimpinan MES

Minggu, 11 Januari 2026 | 15:15

Pertamina Pasok BBM dan LPG Gratis untuk Bantu Korban Banjir Sumatera

Minggu, 11 Januari 2026 | 14:50

Pesan Megawati untuk Gen Z Tekankan Jaga Alam

Minggu, 11 Januari 2026 | 14:39

Selengkapnya