Berita

Ilustrasi/Net

Politik

FKDM Pantau Medsos Cegah Provokasi Negatif Pilkada

SENIN, 26 SEPTEMBER 2016 | 05:19 WIB | LAPORAN:

RMOL. Masyarakat Jakarta tidak boleh mudah untuk terjerumus ke dalam hal-hal negatif. Diperlukan forum yang bisa mencegah dan mengendalikan agar hal negatif dalam pertarungan di Pilkada DKI 2017 tidak terjadi.

Begitu dikatakan Ketua Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) DKI Jakarta, Rico Sinaga kepada redaksi, Senin (26/9).

Selain pasangan petahana Basuki Tjahaja Purnama dan Djarot Saiful Hidayat, Pilkada DKI 2017 juga diikuti dua pasangan kandidat lain. Mereka yakni, Anies Baswedan-Sandiaga Uno dan Agus Yudhoyono-Sylviana Murni.


Dikatakan Rico, dinamika di Jakarta sangat cepat dan dinamis. Maka, dibutuhkan antisipasi dan pencegahan sejak dini.

"FKDM menjadi pendingin lingkungan bukan menjadi pemadam. Karena kalau pemadam apa lagi pemadam kebakaran, berarti sudah ada kejadian," terangnya.

Masyarakat, kata Rico, diharapkan meningkatkan segala bentuk kewaspadaan. FKDM akan berupaya membantu sampai di tingkat Kelurahan untuk mengetahui dan mencegah hal-hal negatif yang muncul lebih dini.

"FKDM akan menjadi mata, telinga dan mulut pemerintah, sehingga bila terjadi sesuatu seperti  penyeberan kebencian atau mobilisasit konflik sara, bisa dicegah lebih dulu sebelum kejadian yang tidak diinginkan terjadi," jelasnya.

"FKDM berharap agar seluruh pimpinan Partai dan elit politik tidak saling bertengkar, karena akan berdampak ke masing-masing massanya hingga lapisan terbawah."

FKDM, kata Rico lagi, juga akan memantau perang opini di sosial media. Hal itu guna mencegah memanasnya situasi politik pasca selesainya masa pendaftaran calon.

"Anggota FKDM tidak hanya memonitor dilapangan saja, namun info melalui sosial media maupun media cetak serta elektronik juga dicermati, sehingga jangan ada provokasi-provokasi yang membuat warga menjadi resah," tandasnya. [sam]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

AS Gempur ISIS di Suriah

Minggu, 11 Januari 2026 | 18:14

Aksi Kemanusiaan PDIP di Sumatera Turunkan Tim Kesehatan Hingga Ambulans

Minggu, 11 Januari 2026 | 18:10

Statistik Kebahagiaan di Jiwa yang Rapuh

Minggu, 11 Januari 2026 | 17:52

AS Perintahkan Warganya Segera Tinggalkan Venezuela

Minggu, 11 Januari 2026 | 17:01

Iran Ancam Balas Serangan AS di Tengah Gelombang Protes

Minggu, 11 Januari 2026 | 16:37

Turki Siap Dukung Proyek 3 Juta Rumah dan Pengembangan IKN

Minggu, 11 Januari 2026 | 15:53

Rakernas PDIP Harus Berhitung Ancaman Baru di Jawa Tengah

Minggu, 11 Januari 2026 | 15:22

Rossan Roeslani dan Ferry Juliantono Terpilih Jadi Pimpinan MES

Minggu, 11 Januari 2026 | 15:15

Pertamina Pasok BBM dan LPG Gratis untuk Bantu Korban Banjir Sumatera

Minggu, 11 Januari 2026 | 14:50

Pesan Megawati untuk Gen Z Tekankan Jaga Alam

Minggu, 11 Januari 2026 | 14:39

Selengkapnya