Berita

Hayono Isman/Net

Politik

PILKADA JAKARTA

Selain Ruhut, Hayono Isman Juga Dukung Ahok-Djarot

SABTU, 24 SEPTEMBER 2016 | 11:54 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Anggota Dewan Pembina DPP Partai Demokrat, Hayono Isman mendukung pasangan Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat pada Pilkada Jakarta 2017. Lahkah Hayono Isman tersebut bertolak belakang dengan keputusan Demokrat yang mengusung pasangan Agus Harimurti Yudhoyono-Sylviana Murni.

Hayono Isman mengatakan dukungan kepada Ahok-Djarot semata karena aspirasi pribadi.

"Jangan dikait-kaitkan dengan partai. Tentu kalau di partai kita tetap harus profesional, sementara kalau sudah sampai bilik suara itu adalah ranah privat," ungkap politisi senior ini di sela-sela jumpa pers di Kantor Muda Mudi Ahok di Jakarta Theatre, Jakarta Pusat, Sabtu (24/9).


Hayono Isman mengatakan status pasangan Ahok-Djarot sebagai petahana membuat keduanya paling siap memenangkan Pilkada Ibukota pada Februari tahun mendatang.

Dan menurutnya, untuk memperbaiki masalah di Jakarta dibutuhkan sebuah sistem yang sudah tersusun.

"Perlahan mereka menunjukkan sistem tata kota yang mengurangi banjir. Mereka layak diberi kesempatan melanjutkan programnya," ujar mantan Menpora dan mantan anggota DPR ini.

Terkait konsekuensi akibat perbedaan sikap politik tersebut, Hayono Isman menceritakan ia juga pernah berbeda pilihan dengan partainya saat Pilpres 2014 lalu.

"Saat itu saya pilih Jokowi-JK, berbeda dengan pilihan partai. Tapi saya tidak bilang Pak SBY, dan alhamdulillah aman. Saya juga tahu Partai Demokrat merupakan menghargai perbedaan," tukasnya.

Sebelum Hayono Isman, kader Demokrat lain yang membelot dari kebijakan partai adalah, Ketua DPP Partai Demokrat Ruhut Sitompul. Bahkan, Ruhut sudah sejak lama mendukung Ahok-Djarot.

"Aku tetap mendukung Ahok. Aku mendukung kalau Demokrat mengusung kadernya sendiri. Agus bukan kader Partai Demokrat, Agus kader TNI," kata Ruhut, kemarin. [rus]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

UPDATE

PDIP Duga Ada Pengerahan Komcad Saat Pengamanan Demo Mahasiswa, Ini Penjelasannya

Senin, 15 Juni 2026 | 08:19

Bursa Asia Hijau Sambut Kesepakatan Damai AS-Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 08:12

Harga Minyak Dunia Rontok Usai Trump Umumkan Kesepakatan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:54

Harga Logam Mulia Melonjak, Emas Mendekati Rekor Baru

Senin, 15 Juni 2026 | 07:42

AS dan Iran Bakal Teken Perjanjian Damai di Swiss Jumat Ini

Senin, 15 Juni 2026 | 07:26

Pemerintah Dorong Susu Hadir Setiap Hari dalam Program MBG

Senin, 15 Juni 2026 | 07:15

Trump Klaim Amankan Kesepakatan Damai Terbesar dengan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:00

Pengelolaan Blok Andaman Diusulkan Pakai Skema Hybrid

Senin, 15 Juni 2026 | 06:50

Dokter Tifa Dukung Prabowo Pimpin RI Tanpa Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 06:27

Suap di Bea Cukai Sangat Mengerikan, Bukti Negeri Ini Semakin Busuk oleh Koruptor

Senin, 15 Juni 2026 | 06:23

Selengkapnya