Berita

Anies Baswedan/Net

Politik

PILKADA JAKARTA

Bismillah, Tolong Disampaikan Anies Tidak Bersedia...

JUMAT, 23 SEPTEMBER 2016 | 06:12 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Kepada peneliti senior Centre for Strategic and International Studies (CSIS), Philips J. Vermonte, Anies Baswedan menolak menjadi calon wakil gubernur (cawagub) berpasangan dengan Sandiaga Uno sebagai calon gubernur (cagub) pada Pilkada Jakarta 2017.

Iniformasi ini didapat dari status facebook milik Philips J. Vermonte yang baru diunggah beberapa waktu lalu.

Awalnya, Philips yang sedang berada di Kamboja untuk sebuah conference mendapat telepon dari orang dekat Sandiaga Uno di Jakarta. Orang itu menyampaikan kepada Philips informasi urgent, Partai Demokrat dan PPP akan jalan sendiri, sekarang tinggal Partai Gerindra dan PKS.


Orang tadi menyampaikan "penawaran", Anies dijagokan Gerindra dengan satu syarat, Sandiaga sebagai cagub dan Anies sebagai cawagub.

"Saya kontak Anies, saya sampaikan pesannya. Anies kalem tanya: "what do you think?"

Saya jawab ringkas: "i think it is hard, nggak akan ada efek elektoralnya kalau Sandi cagub, Anies cawagub. Disamping soal politiknya. But the decision is yours to make. Your call."

Anies jawab: "Agree. Bismillah tolong disampaikan Anies tidak bersedia."
tulis Philips di akun facebook-nya.

Sebetulnya, jelas Philips, masuknya nama Anies dalam bursa di Pilkada Jakarta 2017 terjadi begitu saja. Anies didekati, bukan dia yang inisiatif, oleh beberapa partai, untuk maju kurang lebih sejak sebulan lalu. Tektokannya lama.

Philips mengaku bersama beberapa teman, pernah beberapa kali duduk bersama, meeting berdiskusi baik buruknya, hingga berjalanlah proses seminggu terakhir ini.

"Di dalam atau di luar, ya Anies akan baik-baik saja. Tetap berkarya dan mengabdi. Untuk publik dan untuk Republik. Sama seperti kita semua," demikian Philips. [rus]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

UPDATE

PDIP Duga Ada Pengerahan Komcad Saat Pengamanan Demo Mahasiswa, Ini Penjelasannya

Senin, 15 Juni 2026 | 08:19

Bursa Asia Hijau Sambut Kesepakatan Damai AS-Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 08:12

Harga Minyak Dunia Rontok Usai Trump Umumkan Kesepakatan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:54

Harga Logam Mulia Melonjak, Emas Mendekati Rekor Baru

Senin, 15 Juni 2026 | 07:42

AS dan Iran Bakal Teken Perjanjian Damai di Swiss Jumat Ini

Senin, 15 Juni 2026 | 07:26

Pemerintah Dorong Susu Hadir Setiap Hari dalam Program MBG

Senin, 15 Juni 2026 | 07:15

Trump Klaim Amankan Kesepakatan Damai Terbesar dengan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:00

Pengelolaan Blok Andaman Diusulkan Pakai Skema Hybrid

Senin, 15 Juni 2026 | 06:50

Dokter Tifa Dukung Prabowo Pimpin RI Tanpa Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 06:27

Suap di Bea Cukai Sangat Mengerikan, Bukti Negeri Ini Semakin Busuk oleh Koruptor

Senin, 15 Juni 2026 | 06:23

Selengkapnya