Berita

Foto/Net

Politik

PILKADA JAKARTA

Koalisi Kekeluargaan Pecah, Gerindra-PKS Dan Poros Cikeas Usung Kandidat Sendiri

JUMAT, 23 SEPTEMBER 2016 | 01:16 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Koalisi Kekeluargaan yang kini tinggal enam partai politik kembali pecah. Enam parpol itu adalah Partai Gerindra, PKS, PPP, Partai Demokrat, PKB dan PAN.

Sebelumnya, Koalisi Kekeluargaan terdiri dari tujuh parpol ditambah PDIP. Namun, PDIP membelok dan mendukung pasangan petahana Ahok-Djarot yang sudah terlebih dahulu didukung oleh Partai Hanura, Partai Golkar dan Partai Nasdem.

Kini, enam parpol di Koalisi Kekeluargaan kembali pecah ke dua kubu. Gerindra-PKS dan Poros Cikeas (Demokrat, PPP, PKB dan PAN).


Gerindra-PKS dan Poros Cikeas masing-masing akan mengusung kandidat cagub-cawagub sendiri.

"Iya (mengusung cagub-cawagub sendiri)," kata Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra, Fadli Zon, di kediaman Prabowo Subianto, Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan, Kamis malam (22/9/).

Fadli mengungkapkan, Gerindra-PKS siap untuk mengusung cagub-cawagub pada Pilkada DKI 2017. Gerindra-PKS makin solid dan pengumuman figur yang akan diusung hanya tinggal menunggu beberapa konfirmasi. Namun Fadli menyebut konfirmasi itu tidak berkaitan dengan Poros Cikeas.

Sementara itu, Ketua DPP Partai Demokrat Didik Mukrianto memastikan Poros Cikeas akan mengusung cagub-cawagub sendiri juga.

"Akan ada tiga (pasangan) yang bakal maju," kata Didik di kediaman SBY di Cikeas, Bogor, Jawa Barat, Kamis malam (22/9). [rus]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya