Berita

Rizal-Anies/Net

Nusantara

PILKADA JAKARTA

PERISAI Minta Koalisi Kekeluargaan Calonkan Rizal-Anies

KAMIS, 22 SEPTEMBER 2016 | 23:54 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Petinggi partai politik yang tergabung dalam Koalisi Kekeluargaan harus agar cermat memilih calon gubernur dan calon wakil gubernur DKI Jakarta periode 2017-2022.

Permintaan itu disampaikan Pembina Utama Pertahanan Ideologi Syarikat Islam (PERISAI), KH. Muhammad E. Irmansyah, Kamis malam (22/9). PERISAI adalah sebuah ormas yang berdiri sejak tahun 1966 yang lahir dari kaum Syarikat Islam.

KH. Muhammad E. Irmansyah mengatakan bahwa pasangan Rizal Ramli-Anies Baswedan sebagai cagub dan cawagub, adalah pasangan yang pas dan sanggup mengalahkan pasangan petahana Ahok-Djarot dengan telak.


"Dengan kelebihan dan track record yang dimiliki oleh DR. Rizal Ramli yang ahli ekonomi dan perpaduan dengan Anis Baswedan, Ph.D. sebagai tokoh pendidikan akan membawa pembangunan Jakarta yang positif di bidang ekonomi dan sosial budaya. Kami percaya mereka berdua akan bisa 'Menata Jakarta Dengan Hati'," ujarnya.

Track record Rizal Ramli yang sebelumnya pernah menjabat sebagai Menko Perekonomian, Menteri Keuangan, Menko Maritim, dan juga kiprahnya di tingkat internasional sebagai penasehat ekonomi PBB menjadi suatu kekuatan bagi pembangunan ibukota republik Indonesia. Sementara Anis Baswedan sendiri pernah menjabat sebagai Menteri Pendidikan dan Kebudayaan dan juga Rektor Universitas Paramadina dimana dikenal sebagai seseorang yang punya daya kreativitas yang tinggi dan perhatian terhadap budaya.

"DR. Rizal Ramli terbukti sangat memperhatikan masyarakat banyak, sedangkan Anis Baswedan Ph.D. terbukti sangat peduli terhadap pendidikan generasi muda dan budaya," ungkap KH. Muhammad E. Irmansyah.

PERISAI meminta agar para petinggi partai yang berada di Koalisi Kekeluargaan memperhatikan keinginan masyarakat banyak, dan jangan pura-pura tidak mengetahui dan mendengar jeritan rakyat dan suara mereka.

"Mumpung masih ada waktu, kami minta dengarlah suara kami. Jika tidak, maka rakyat akan kecewa dan akan mencatat hal ini dan mengingatnya sampai tahun 2019. Pilihlah pasangan yang pasti akan menang dalam pilkada nanti," tutupnya. [rus]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya