Berita

Zulkifli Hasan/RMOL

Di Kampus Unila, Ketua MPR Ajak Wujudkan Konstitusi Modern Dan Demokratis

KAMIS, 22 SEPTEMBER 2016 | 13:21 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK



Di Kampus Unila, Ketua MPR Ajak Wujudkan Konstitusi Modern Dan Demokratis

RMOL. UUD 1945 menjadi landasan dasar konstitusi karena berisi norma fundamental negara. Karenanya norma konstitusi tersebut harus disesuaikan dengan dinamika kehidupan masyarakat, bangsa dan negara.


"Perwujudan konstitusi modern dan demokratis tidak bisa lepas dari peran serta ikhtiar kita bersama saat ini," ujar Ketua MPR, Zulkifli Hasan saat memberi sambutan dalam Rapat Luar Biasa Senat Universitas Lampung dalam rangka acara Dies Natalis ke-51 Universitas Lampung, Jl Soemantri Bodjonegoro, Bandar Lampung, Kamis (22/9).

Akan tetapi, Zulkifli menekankan perubahan itu harus dipikirkan secara matang agar fungsi dan kewenangan antar lembaga negara mendapat kekuatan. Untuk menindaklanjuti gagasan perubahan UUD 1945 tidak bisa dilakukan dalam waktu yang singkat.

Dibutuhkan kajian dan partisipasi publik untuk memberi masukan sebagaimana yang diatur dalam Pasal 37 UUD 1945 ataupun Peraturan Tata Tertib MPR.

"Kami ajak civitas Unila untuk berdiskusi dan berdialog dalam menyumbangkan pemikirannya mencari solusi menuju sistem ketatanegaraan Indonesia yang lebih baik," kata Zulkifli.

Sebelum menutup sambutannya, Zulkifli berpesan kepada para mahasiswa yang hadir untuk bersungguh-sungguh belajar.

"Kalau Anda sungguh-sungguh dan bekerja keras, yakinlah akan lahir tokoh-tokoh dari Unila," pungkasnya.[wid]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya