Berita

Foto/RMOL

Nusantara

Dirjen KSDAE Dukung Aksi Bersih Sampah Di Taman Nasional Gede-Pangrango

KAMIS, 22 SEPTEMBER 2016 | 04:58 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) mendukung rencana kegiatan bersih gunung yang dilakukan oleh organisasi pendaki gunung TRAMP bersama Korps Marinir-RMOL pada 28-30 Oktober 2016.

Dukungan itu langsung disampaikan Dirjen Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem (KSDAE) Kementerian LHK Dr Ir Tachrir Fathoni MSc saat menerima Ketua TRAMP Hendrata Yudha dan Ketua Forwahut Sugiharto di kantornya Manggala Wanabhakti, Jakarta, Rabu (21/9).

Dirjen KSDAE menyebutkan dia senang sekali jika para pecinta alam tidak pernah melupakan semangat konservasi lingkungan.


"Ini kegiatan bagus yang perlu dukung. Saya malah berterima kasih jika pecinta alam concern mau mengambil sampah di gunung. Tekanan sampah yang tak bisa diurai, memang besar bagi taman nasional. Nanti saya akan instruksikan agar Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede-Pangrango membantu mengelola sampah yang telah diturunkan," katanya.

Kegiatan bersih gunung yang akan dilaksanakan bertepatan dengan peringatan  88 tahun Sumpah Pemuda, akan dilakukan di sepanjang jalur pendakian Cibodas-Kandang Badak-Puncak Pangrango, Provinsi Jawa Barat. Melibatkan sekitar 300 orang yang terdiri atas pendaki gunung, jurnalis peduli lingkungan dan Korps Marinir dengan target menurunkan 1 ton sampah yang tak bisa diurai oleh proses biologi (non-biodegradable).

Dirjen KSDAE percaya,  jika kegiatan bersih gunung ini dimulai dengan niat tulus maka pekerjaan Kementerian LHK akan semakin mudah karena melibatkan semua pihak.

"Apalagi ini ada Korps Marinir, saya yakin pasti beres ini menurunkan sampah sampai 1 ton. Ini pas dengan semangat Sumpah Pemuda," katanya, sambil menambahkan sampah adalah masalah bersama yang harus ditangani sebagai gerakan sosial, bukan hanya tanggungjawab pemerintah. [rus]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya