Berita

Ketua MPR Minta Mahasiswa Cerminkan Perilaku Empat Pilar

RABU, 21 SEPTEMBER 2016 | 18:14 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Ketua MPR RI Zulkifli Hasan menyampaikan kuliah umum di hadapan mahasiswa Universitas Bandar Lampung (UBL). Dalam kesempatan itu, di meminta agar kalangan mahasiswa dapat berperilaku dengan mencerminkan Empat Pilar.

Mengutip ucapan Bung Karno yang mengatakan 'berikan aku sepuluh pemuda maka akan aku guncang dunia', Zulkifli menyebut mahasiswa dan pemuda menentukan masa depan bangsa.

"Untuk membuat bangsa ini maju kita sudah punya nilai-nilai yaitu empat konsensus berbangsa dan bernegara. Tinggal mengamalkan konsensus itu saja bangsa kita akan sejahtera," jelasnya dalam kuliah umum yang mengangkat tema 'Tanggung Jawab Pemuda dalam Keberlanjutan NKRI' di kampus UBL, Rabu (21/9).


Bila perilaku pemuda dan mahasiswa tidak mencerminkan empat konsensus dasar berbangsa dan bernegara, Zulkifli khawatir kelak NKRI bisa bubar.

"Tidak ada lagi Nusantara, tidak ada lagi Bhinneka Tunggal Ika. Setiap orang mementingkan diri sendiri. Indonesia mau pecah tidak penting," bebernya.

Lalu di mana letak Pancasila?

"Pancasila hanya di luar kepala, Pancasila hanya dihafal, nilai Pancasila tidak penting. Kalau institusi-institusi tidak lagi mengutamakan nilai-nilai maka tidak bisa melahirkan generasi muda yang kreatif dan inovatif," jelas Zulkifli.

Dia menambahkan, Empat Pilar berbangsa dan bernegara amat sakti dalam kehidupan bernegara di Indonesia. Empat konsensus dasar bernegara itu adalah Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika.

"Pancasila yang sudah kita hafal tapi tidak dicerminkan dalam perilaku. Nilai empat konsensus dasar itu harus menjadi perilaku kita. Kalau sudah menjadi perilaku, bangsa Indonesia pasti maju," demikian Zulkifli. [wah] 

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya