Berita

Rieke Diah Pitaloka/Net

Bisnis

Banteng Senayan Dukung Pemerintah Tarik Pajak Untuk Google

RABU, 21 SEPTEMBER 2016 | 17:06 WIB | LAPORAN:

Anggota Komisi VI, Rieke Diah Pitaloka mengaku mendukung penarikan pajak yang dilakukan oleh pemerintah Indonesia untuk Google. Dimana Google sejauh ini masih menolak diperiksa dan membayar pajak kepada pemerintah Indonesia.

"Saya mendukung tapi jangan hanya ada geogle. Tapi sumber pendapatan negara itu meminta agar sumber tax amnesty itu jangan kemudian targetnya yang opini yang berkembang adalah menengah ke bawah yang dikejar," ujarnya dalam keterangan, Rabu (21/9).

Menurut Rieke, pemerintah harus mengejar mereka yang "menyembunyikan" asetnya di luar negeri untuk menghindari pajak di dalam negeri. Sebab, hal itu sangat penting untuk menambah pemasukan uang negara.


"Jangan kemudian solusinya saya mendukung agar menteri keuangan tidak terburuh buru menyelesaikan persoalan defisit anggaran ini dengan utang baru untuk membayar bunga hutang. melakukan utang baru kepada lembaga keuangan asing untuk membayar utang yang Rp. 156 triliun pertahun kurang lebih bunganya artinya 13,8 persen dari realisasi anggaran 2015," katanya.

Kemudian, pemerintah juga jangan hanya terfokus pada tax amnesty untuk menambah pemasukan keuangan negara, karena ada sumber-sumber lain yang harus dikejar.

"Saya katakan bagaimana yang hars dilakukan adalah mengejar piutang pajak dan royalty perusahan asing. termasuk salah satu contohnya tadi google. saya mendukung langkah itu tapi jangan hanya pada goegle," jelasnya.

Lalu, lanjut Rieke, pemerintah harus membongkar strategic transfer prizing yang dilakukan oleh perusahan-perusahaan asing di Indonesia. Sehingga ketika mereka merubah modal seolah-seolah menjadi belanja yang seharusnya menjadi pajak yang diperhitungkan untuk disetorkan kepada negara Indonesia. Pemerintah bisa mencegahnya.

"Kemudian bongkar persoalan doble tax perusahan-perusahaan yang bekerjasama dengn indonesia tapi dia juga harus bayar di negara lain spt pada kasus Pelindo II yang dilakukan oleh beberapa perusahan asing. lalu kemudian berdasarkan hasil pemeriksaan untuk negara segera diperiksa piutang dari 20 bank dalam likuidasi senilai 10,4 triliun dan piutang bruto SPPN sekurang-kurangnya 76 Triliun," jelasnya.

"Mungkin angka ini salah tapi piutang ini saya yakin ada. kemudian masalah pajak pemerisaan BPK atas sangsi administrasi berupa bunga dan denda yang belum menagih sangsi administrasi keterlambatan penyampaian surat keterlambatan pajak yang sebear 327, 61 miliar. Kemudian belum menagih sangsi administrasi berupa bunga atas penagihan PPH PPN dan PPd yang melewati jatuh tempo senilai 8,12 triliun. penagihan atas sangsi administrasi baru bisa dilakukan." [sam]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Legislator Gerindra Dipanggil Majelis Kehormatan Usai Viral Main Game saat Rapat

Jumat, 15 Mei 2026 | 12:19

Emas Antam Ambruk, Satu Gram Dibanderol Rp2,81 Juta

Jumat, 15 Mei 2026 | 12:10

Di Forum BRICS, Sugiono Kenang Empat TNI Gugur dalam Misi Perdamaian Lebanon

Jumat, 15 Mei 2026 | 12:02

Pengamat: Kombinasi Sentimen Global Bikin Rupiah Tersungkur

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:29

Jakarta Masih Ibu Kota Kabar Baik untuk Masa Depan Indonesia

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:23

ARUKKI Surati Ketua KPK, Minta Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Diperiksa

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:16

Jemaah Haji Lansia dan Sakit Tetap Raih Pahala Meski Beribadah di Hotel

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:09

Resmi Masuk RI! Ini Spesifikasi dan Harga MacBook Neo, Laptop Termurah Apple

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:03

PKB Gagas Reformasi Perlindungan Santri Lewat Temu Nasional Ponpes

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:01

Di Balik Pelemahan Rupiah, Ada Tekanan Besar pada Ekonomi Domestik

Jumat, 15 Mei 2026 | 10:51

Selengkapnya