Berita

Politik

Menteri Puan Ajak Negara Maju Gotong Royong Kembangkan Inovasi Teknologi

RABU, 21 SEPTEMBER 2016 | 13:36 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Negara-negara maju harus mengedepankan gotong royong dalam membangun inovasi teknologi kreatif, terutama teknologi yang ramah lingkungan. Jangan sampai teknologi ramah lingkungan yang menjadi isu global hanya dimonopoli negara-negara tertentu saja.

Demikian disampaikan Menteri Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Puan Maharani meminta agar dalam acara Tangerang Selatan Global Inovation Forum di Gedung Puspitek, Serpong, Tangerang Selatan, Banten, Rabu (21/9).

Sejumlah tokoh hadir dalam acara ini, seperti Menristek Dikti M. Nasir, MenPAN-RB Asman Abnur, tokoh senior Emir Salim, mantan Menristek Gusti Muhammad Hatta, Walikota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany, akademisi, dan lembaga-lembaga yang bergelut di bidang inovasi teknologi kreatif dari berbagai negara.


"Indonesia pun harus mendapat penguasaan teknologi ramah lingkungan, harus terjangkau harganya. Mendukung pembangunan berkelanjutan bagi Indonesia," ujar Puan.

Sebelum acara, Puan berkeliling melihat aneka hasil inovasi kreatif yang dipamerkan oleh peserta dari berbagai negara, dan berbagai universitas di Indonesia. Puan mengingatkan, perkembangan teknologi berlangsung sangat cepat. Arus perubahan teknologi dan kehidupan 10 tahun ke depan akan lebih cepat dibanding 100 tahun terakhir.

"Abad ini akan menjadi abad paling inovatif. Menentukan perubahan peradaban Indonesia dan dunia. Maka kuncinya adalah penguasan ilmu dan teknologi yang bisa sekaligus meminimalisir dampaknya terhadap lingkungan," jelas Puan.

Inovasi kreatif, lanjut Puan, sangat relevan bagi Indonesia yang tengah gencar melakukan pembangunan. Dunia saat ini bergerak pada ekonomi berbasis inovasi dan pengetahuan baru.

"Tapi ada kesenjangan ilmu pengetahuan dan teknologi antar bangsa. Maka perlu gotong royong antar bangsa dalam membangun. Gotong royong sangat dibutuhkan dalam membangun bangsa. Bukan hanya dalam memperkuat teknologi, tapi juga membangun akses kesejahteraan, pemberdayaan ekonomi, pembangunan berbasis desa, dan intinya teknologi untuk memajukan manusia," jelas Puan.

Menteri Puan juga mengingatkan bahwa ke depan akan ada ancaman kelangkaan air bersih dan masalah udara. Sekarang air sudah dijual, dan suatu ketika bukan tidak mungkin udara yang bersih menjadi sesuatu yang langka.

Dengan dasar itu, inovasi harus juga memperhatikan lingkungan. Bagaimana Indonesia mengembangkan iptek sesuai perkembangan jaman, namun tidak melupakan kearifan lokal. [ysa]

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

UPDATE

Ini Pesan Denny Indrayana Jelang Putusan MK

Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:23

IHSG Melesat 1,21 Persen, Rupiah Jauhi Rp18.000 per Dolar AS

Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:12

Menhaj Godok Kunjungan Wisata Jemaah Haji dan Umrah ke Yordania

Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:11

Prabowo Hadiri Penyerahan Uang Sitaan Negara Rp13,2 Triliun di Kejagung

Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:09

Penempatan Manajer Sesuai Karakter Wilayah Jadi Kunci Keberhasilan Kopdes

Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:04

Komisi III DPR Dukung Perombakan Pejabat Polri untuk Regenerasi

Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:58

Komoditas Pangan Jadi Penyumbang Utama Inflasi di Jakarta

Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:50

Ferry Juliantono Dorong Kolaborasi Kampus dan Pemda Kembangkan Koperasi

Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:44

KPK Ingatkan Nusron Wahid soal Kewajiban Hadiri Panggilan Penyidik

Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:40

Penampakan Tumpukan Uang Sitaan Negara Rp13,2 Triliun di Kejagung

Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:39

Selengkapnya