Berita

Zulkifli Hasan

Ketua MPR Minta Kampus-kampus Kasih Masukan Tentang Haluan Negara

RABU, 21 SEPTEMBER 2016 | 11:03 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Ketua MPR RI, Zulkifli Hasan, menjadi pembicara utama dalam diskusi kebangsaan yang digelar di kampus IAIN Raden Intan Lampung, kota Bandar Lampung. Dalam kesempatan tersebut ia kembali menegaskan pentingnya haluan negara bagi pembangunan bangsa agar terarah dan berkesinambungan.

Diskusi kebangsaan mengangkat tema "Reformulasi Perencanaan Pembangunan Nasional Model GBHN". Turut hadir dalam diskusi adalah Pimpinan dan anggota Badan Pengkajian MPR RI, Rambe Kamarulzaman, Mujib Rohmat, Ali Taher, serta Wakil Rektor III IAIN Raden Intan Prof. Saiful Anwar, dan seluruh civitas akademika IAIN Lampung.

Zulkifli menyebut haluan negara berperan penting agar pembangunan nasional dapat berjalan secara komperhensif, menyeluruh, terukur dan berkesinambungan. Karena itu, haluan negara didasari nilai luhur dan dijiwai oleh Pancasila.


Saat ini Indonesia menghadapi tantangan besar untuk membangun pemerintahan demi terwujudnya kesejahteraan masyarakat yang adil dalam penyelenggaraan pemerintah baik di tingkat pusat maupun daerah.

"Kita harus memiliki perencanaan yang baik dan matang untuk melaksanakan pembangunan nasional dengan sebaik-baiknya, kita tidak boleh membiarkan perkembangan dan perubahan masyarakat nasional berjalan sendiri di tengah gempuran globalisasi," ujar Zulkifli.

"Haluan negara dipandang penting bagi pembangunan nasional hari ini dan masa yang akan datang, mengingat proses-proses pembangunan nasional memerlukan panduan arah dan strategi," sambung Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) ini.

Ia juga mengimbau kalangan akademisi untuk ikut aktif memberi masukan terkait haluan negara yang tengah disusun MPR.

"Kami keliling Indonesia, datang ke kampus-kampus meminta pendapat seperti apa yang diperlukan haluan negara ini," tutup Zulkifli. [ald]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

UPDATE

PDIP Duga Ada Pengerahan Komcad Saat Pengamanan Demo Mahasiswa, Ini Penjelasannya

Senin, 15 Juni 2026 | 08:19

Bursa Asia Hijau Sambut Kesepakatan Damai AS-Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 08:12

Harga Minyak Dunia Rontok Usai Trump Umumkan Kesepakatan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:54

Harga Logam Mulia Melonjak, Emas Mendekati Rekor Baru

Senin, 15 Juni 2026 | 07:42

AS dan Iran Bakal Teken Perjanjian Damai di Swiss Jumat Ini

Senin, 15 Juni 2026 | 07:26

Pemerintah Dorong Susu Hadir Setiap Hari dalam Program MBG

Senin, 15 Juni 2026 | 07:15

Trump Klaim Amankan Kesepakatan Damai Terbesar dengan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:00

Pengelolaan Blok Andaman Diusulkan Pakai Skema Hybrid

Senin, 15 Juni 2026 | 06:50

Dokter Tifa Dukung Prabowo Pimpin RI Tanpa Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 06:27

Suap di Bea Cukai Sangat Mengerikan, Bukti Negeri Ini Semakin Busuk oleh Koruptor

Senin, 15 Juni 2026 | 06:23

Selengkapnya