Berita

Foto/Net

Politik

Ketua KPU: e-Rekap Dibutuhkan Di Pemilu Indonesia

RABU, 21 SEPTEMBER 2016 | 05:16 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI Juri Ardintoro memberi sambutan dalam diskusi 'ICT in Elections What Are Indonesia's Need?' di Ruang Sidang Utama Gedung KPU, Jakarta, Selasa (20/9).

Juri mengatakan KPU telah membentuk tim kajian yang fokus tentang pembahasan penggunaan teknologi informasi untuk pemilu di Indonesia.

Tim Kajian tersebut terdiri dari pakar pemilu, ahli IT dari berbagai perguruan tinggi ternama di Indonesia, serta pakar-pakar IT dari berbagai institusi lainnya.


"Hasil sementara dari Tim Kajian IT KPU adalah bahwa dari berbagai macam perpektif, kebutuhan yang paling relevan untuk digunakan dalam pelaksanaan pemilu di Indonesia ialah rekapitulasi elektronik atau e-rekap," ujar Juri.

Namun begitu, Juri mengungkapkan bahwa hasil diskusi 'ICT in Elections What Are Indonesia's Need?' dapat menjadi referensi baru bagi KPU dalam kajian penggunaan teknologi informasi di pemilu Indonesia. sehingga KPU dapat mempunyai sedikit gambaran waktu yang tepat untuk memulai pemungutan suara secara elektronik.

Turut hadir dalam diskusi itu Adhy Aman dari International Institute for Democracy and Electoral Assistance (International IDEA), ahli teknologi pemilu international IDEA Peter Wolf, Anggota KPU Mongolia Tamir Zorigt, dan Direktur Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem) Titi Anggraeni. [rus]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

UPDATE

PDIP Duga Ada Pengerahan Komcad Saat Pengamanan Demo Mahasiswa, Ini Penjelasannya

Senin, 15 Juni 2026 | 08:19

Bursa Asia Hijau Sambut Kesepakatan Damai AS-Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 08:12

Harga Minyak Dunia Rontok Usai Trump Umumkan Kesepakatan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:54

Harga Logam Mulia Melonjak, Emas Mendekati Rekor Baru

Senin, 15 Juni 2026 | 07:42

AS dan Iran Bakal Teken Perjanjian Damai di Swiss Jumat Ini

Senin, 15 Juni 2026 | 07:26

Pemerintah Dorong Susu Hadir Setiap Hari dalam Program MBG

Senin, 15 Juni 2026 | 07:15

Trump Klaim Amankan Kesepakatan Damai Terbesar dengan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:00

Pengelolaan Blok Andaman Diusulkan Pakai Skema Hybrid

Senin, 15 Juni 2026 | 06:50

Dokter Tifa Dukung Prabowo Pimpin RI Tanpa Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 06:27

Suap di Bea Cukai Sangat Mengerikan, Bukti Negeri Ini Semakin Busuk oleh Koruptor

Senin, 15 Juni 2026 | 06:23

Selengkapnya