Berita

Khofifah Indar Parawansa/Net

Nusantara

Narkoba Bahaya Laten Yang Mengancam Kedaulatan Bangsa

SELASA, 20 SEPTEMBER 2016 | 01:50 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Menteri Sosial (Mensos) Khofifah Indar Parawansa mengatakan sesuai tugas pokok dan fungsi Kementerian Sosial (Kemensos) fokus dalam upaya pelayanan rehabiltiasi sosial terhadap korban penyalahgunaan narkoba di Indonesia.

"Soal obat dan pengawasan itu merupkan domain Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) dan Kementerian Kesehatan. Sedangkan, kami fokus dalam upaya pelayanan rehabilitasi sosial terhadap korban narkoba," ujar Mensos saat kunjungan di Institusi Penerima Wajib Lapor (IPWL) Lingkar Harapan Banua Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Senin (19/9).

Dalam mengatasi narkoba, kata Mensos, upaya pencegahan sangat penting daripada merehabiliasi korban penyalahgunaan narkoba. Sebab, persoalan di hulu mesti mendapatkan perhatian serius dari semua pihak terkait.


"Saat ini, tidak sedikit pihak yang masih fokus dengan urusan di hilir. Padahal, persoalan hilir itu merupakan dampak dari persoalan di hulu," ucapnya.

Persoalan narkoba tidak sebatas korban dan pemulihan. Namun, sudah menjadi bahaya laten yang mengancam kedaulatan bangsa, seharusnya generasi muda itu produktif tapi karena narkoba dibuat kontraproduktif.

"Luar biasa sekali dampak yang ditimbulkan narkoba, tidak hanya menjadikan generasi muda menjadi kontraproduktif, tapi lebih jahat lagi menyerang semua kalangan dan latar belakang sosial," ungkapnya.

Berbagai varian dan jenis dari narkoba cepat sekali masuk ke Indonesia. Misalnya, ada yang berbentuk kertas tisu, perangko, atau ada yang menggunakan dari bunga kecubung, kangkung dan jamur.

"Begitu banyak varian dan jenis narkoba yang masuk ke Indonesia. Tentu saja, upaya pencegahan pun terhadap bahaya narkoba harus lebih canggih dan inovatif lagi," katanya.

Upaya rehabilitasi sosial terhadap korban penyalahgunaan narkoba dilaksanakan di IPWL di seluruh Indonesia. Tahun lalu, ada 116 dan tahun 2016 ada tambahan 42, sehingga menjadi total 160 IPWL.

"Di Kalimantan Selatan ini, ada dua lembaga yang memberikan layanan terhadap rehabilitasi korban penyalahgunaan narkoba yang didukung kanselor dan pekerja sosial (peksos)," terangnya.

Kemensos menyapa dan tidak hanyak aktif dalam upaya pencegahan narkoba. Tetapi klien yang sedang menjalani rehabilitasi itu diberikan pelatihan kejuruan (vocational training) untuk bekal hidup mereka.

"Tugas merehabilitasi itu tidak sembarangan orang, sebab ada Standard Operating Procedures (SOP) pelaksanaannya. Setiap peksos sebelum memberikan layanan mesti tersertifkasi ditambah ada magang," tukasnya. [rus]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya