Berita

Hidayat Nur Wahid/Net

HNW: Gontor Ikut Membangun Bangsa

SENIN, 19 SEPTEMBER 2016 | 23:52 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid menghadiri acara puncak 90 Tahun Pondok Pesantren Modern Gontor, di Ponorogo, Jawa Timur, Senin (19/9). Selain HNW sapaan akrab Hidayat, hadir juga Ketua MPR RI Zulkifli Hasan dan Presiden RI Joko Widodo.

HNW mengatakan Gontor telah memberi banyak hal kepada bangsa. Dalam sistem pendidikan, Gontor tidak hanya melakukan full day school namun juga full night school, dan terbukti telah menghadirkan pendidikan yang berkualitas.

"Allhamdulillah terbukti," ujar politisi senior PKS ini yang juga penah nyantri di Gontor.


Dalam hal inilah Gontor bisa menyumbangkan sumber daya manusia yang ikut membangun bangsa dalam beragam bidang. HNW menyebut cendekiawan Nurcholish Madjid, mantan Ketua PP Muhammadiyah Din Syamsuddin, mantan Ketua NU Hasyim Muzadi, Menteri Agama Lukman Hakim Saefuddin, dan Ketua MPR tahun 1960-an Idham Chalid.

Gontor dan alumninya mampu menyebarkan Islam dengan berbagai corak, moderat, ahlus sunnah waljamaah, dan sebagainya.

Dari sinilah Gontor bisa diterima masyarakat secara luar biasa sehingga Gontor memiliki 20 cabang di seluruh Indonesia dan alumninya ribuan. Gontor berkembang dari TK hingga S3.

"Ini sumbangsih yang membuktikan bahwa sistem pendidikan pesantren tetap bisa dijaga, dikembangkan, dan memberi andil dalam peningkatan sumber daya manusia," tukas HNW. [rus]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya