Berita

Dailami Firdaus/Net

Hukum

KETUA DPD DITANGKAP

Senator Jakarta: KPK Tebang Pilih!

SENIN, 19 SEPTEMBER 2016 | 05:52 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Anggota DPD RI dari Daerah Pemilihan DKI Jakarta, Prof. Dailami Firdaus mengaku prihatin atas peristiwa penangkapan Ketua DPD  Irman Gusman (IG) oleh KPK. Ketua KPK Agus Rahardjo menerangkan, IG ditangkap tangan tekait dengan dugaan suap pengurusan kuota gula impor sebesar Rp 100 juta.

"Selaku anggota DPD, saya menyatakan prihatin," kata Senator Jakarta ini dalam keterangan resminya kepada redaksi, Senin (19/9).

Dailami menyayangkan sikap KPK yang menurutnya buru-buru menangkap dan menetapkan IG sebagai tersangka. "Saya melihat bahwa sikap KPK tersebut sangat berlebihan. Saya tentu tetap berpendapat bahwa korupsi berapapun jumlahnya harus diusut," lanjut dia.
 

 
Dari kasus yang menimpa IG ini, Dailami melihat ada indikasi kuat bahwa KPK  bersikap tebang pilih dalam menangani masalah korupsi. "Mengapa saya katakana ada indikasi kuat KPK bersikap tebang pilih? Karena KPK membiarkan kasus-kasus korupsi yang nilainya jauh lebih besar dari 'sekadar Rp 100 juta'," ungkapnya.

Dailami pun bertanya kepada KPK bagaimana tindak lanjut pengusutan kasus kasus BLBI yang jelas-jelas merugikan keuangan negara tidak kurang dari Rp. 700 triliun.

"Sekali lagi, kasus BLBI merugikan negara Rp. 700 triliun, bukan juta lagi, tapi sudah triliun. Kasus Bank Century Rp. 6,7 triliun. Sebenarnya bukan rahasia umum lagi jika kita tahu siapa koruptor dari BLBI dan Century tersebut," ujar Dailami.

Lanjut dia, termasuk kasus RS Sumber Waras yang diduga melibatkan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok. BPK berdasarkan hasil audit investigasi telah merilis bahwa dalam kasus pembelian lahan RS tersebut terdapat kerugian negara sebesar Rp 191 miliar. Namun, KPK dengan dengan arogan mengabaikan audit investigasi yang dilakukan BPK.

Menurutnya, sikap KPK mengabaaikan hasil investigasi BPK sebagai lembaga negara benar-benar mengusik rasa keadilan. Betapa tidak, selama ini, BPK menjadi acuan bagi KPK dalam mengusut kasus-kasus korupsi. Sudah berapa banyak pelaku korupsi dipenjarakan oleh KPK atas dasar investigasi dari BPK. Tapi dalam kasus RS Sumber Waras, KPK mengabaikan BPK. Sangat tidak adil rasanya.

Seharusnya, tambah Dailami, KPK mengadili semua koruptor, tanpa kecuali. Jangan kemudian tebang pilih! Semua koruptor harus dipidana, termasuk BLBI, Century, Sumber Waras, Taman BMW, TransJakarta. Berapa rupiah pun uang negara tak boleh dikorupsi, dan korupsi berapa pun tetap harus dikoreksi.

"Logikanya, kalau yang Rp 100 juta saja KPK begitu semangat menangkapnya, apalagi untuk yang ribuan kali lebih banyak korupsinya, mestinya juga semangatnya ribuan kali lebih banyak! Jangan malah KPK menutupnya dengan menyatakan tidak ada niat jahat," tutup dia dengan nada prihatin. [rus]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Fenomena Embun Upas Dieng Muncul Lagi, Ini Perkiraan Waktu Puncaknya

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:13

Pidato Bahlil di Depan Prabowo: Kekuasaan Itu Harus Direbut!

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:10

Kejagung Pelajari Pengajuan Justice Collaborator Sony Sonjaya

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:10

Ranking FIFA Indonesia Naik Lagi Usai Kalahkan Mozambik 1-0, Kini di Posisi 118 Dunia

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:57

Prabowo Dorong HIPMI Cetak Pengusaha Patriotik yang Peduli Rakyat

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:51

Bupati Muara Enim Suap ASN BPK untuk Tutup Temuan Audit

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:41

Kelas Menengah Paling Terdampak Kenaikan Pertamax

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:21

Bedah Rumah Warga, Wujud Nyata Pemasyarakatan Berdampak untuk Masyarakat

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:21

Prabowo Sering ke Luar Negeri karena Indonesia Disukai Banyak Negara

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:11

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Selengkapnya