Berita

Hidayat Nur Wahid/Humas MPR

HNW: Pemimpin Dalam Pandangan Islam Harus Amanah Dan Tidak Zalim

SENIN, 19 SEPTEMBER 2016 | 00:31 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid (HNW) menghadiri acara Silaturahmi Nasional Umat Islam 'Doa Untuk Kepemimpinan DKI Jakarta' di Masjid Istiqlal Jakarta, Minggu (18/9).

Acara yang juga dihadiri beberapa ulama dan tokoh nasional seperti Amien Rais, Didin Hafidudin, Nachrowi Ramli dan ribuan kaum muslimin dari berbagai ormas Islam dari seluruh wilayah Jakarta, membahas soal agama, umat, bangsa dan pemimpin.

Dalam kesempatan itu, di hadapan ribuan umat, HNW mengatakan bahwa berawal dari masjid silaturahmi ini akan membawa dan menghadirkan kebudayaan Islam yang membawa kepada kerahmatan dan membawa kepada solusi.


"Masjid memang dibuat dan diperuntukan untuk merealisasikan nilai-nilai dasar dari takwa. Dari masjidlah keluar sumber daya umat yang hebat dan tempat keluarnya solusi permasalahan umat," ujar HNW.

Terkait dengan permasalahan umat, HNW mengungkapkan bahwa saat ini warga ibukota termasuk umat Islam DKI Jakarta akan menghadapi momen besar yakni Pilkada DKI 2017. Permasalahan mencari pemimpin yang sesuai akan dihadapi nanti. Namun, sesuai konstitusi, setiap warga negara Jakarta memiliki hak untuk memilih dan tidak memilih calon pemimpinnya.

"Memilih calon pemimpin bukan masalah ringan apalagi di masyarakat yang majemuk. Umat Islam Jakarta memiliki parameter dalam memilih pemimpinnya yang amanah. Pemimpin atau imam adalah penting buat umat Islam. Yang penting adalah pemimpin yang tidak menghadirkan kezoliman. Pemimpin dalam pandangan umat Islam adalah pemimpin yang amanah, tidak zalim dan mampu membawa kepada kemaslahatan dan mampu membawa nilai ketakwaan dalam perjalanan pemerintahannya," pungkas HNW yang juga politisi senior PKS itu.

Di akhir acara silaturahmi nasional, gabungan ulama dan tokoh nasional yang hadir dalam silaturahmi nasional sepakat menyatakan pernyataan sikap bahwa khusus umat Islam warga DKI Jakarta tidak golput dalam momen besar Pilkada DKI Jakarta 2017 nanti. [rus]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya