Berita

Basuki Tjahaja Purnama/Net

Politik

Elektabiitas Ahok Melorot, Parpol Pendukung Nyesel Buru-Buru

MINGGU, 18 SEPTEMBER 2016 | 21:48 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Posisi aman untuk elektabilitas seorang petahana adalah di atas 60 persen.

Sementara elektabilitas petahana Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok sedang menurun di angka 46 persen, meski di satu sisi mantan bupati Belitung Timur itu masih pemilik elektabilitas tertinggi.

"Elektabilitas petahana memang masih tertinggi. Tapi, maaf kata, sedang dalam proses merosot," ujar kandidat gubernur DKI Jakarta Rizal Ramli saat menggelar evening coffee bersama awak media di Tebet Barat Dalam IV Nomor 5, Jakarta, Minggu (18/9).


Dijelaskan Rizal, dulu saat elektabilitas Ahok masih tinggi tiga partai langsung menyatakan dukungan kepada mantan bupati Belitung Timur itu. Tapi melihat kondisi riil saat ini, sambungnya, bukan tidak mungkin ada di antara partai pendukung itu yang menyesal.

"Banyak yang nyesel yang dukung dari awal. Karena parpol kan ingin mendukung calon yang elektabilitasnya terus meningkat," sambung mantan Menko Maritim dan Sumber Daya itu

Meski begitu, petahana masih diunggulkan dalam hal popularitas di masyarakat. Termasuk, potensi memiliki beking pendanaan yang kuat untuk kembali merubut kursi DKI 1.

"Parpol (lain) masih teliti untuk mendukung calon. Kalau asal, nanti partainya sendiri yang kena dampak dan nyesel," tandasnya.[wid]


Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Keterlambatan Klarifikasi Eggi Sudjana Memicu Fitnah Publik

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:10

DPRD DKI Sahkan Dua Ranperda

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:05

Tak Ada Kompromi dengan Jokowi Sebelum Ijazah Palsu Terbongkar

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:37

Pernyataan Oegroseno soal Ijazah Jokowi Bukan Keterangan Sembarangan

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:22

Bongkar Tiang Monorel

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:00

Gus Yaqut, dari Sinar Gemilang hingga Berlabel Tersangka

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:44

IPC Terminal Peti Kemas Bukukan Kinerja 3,6 Juta TEUs

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:34

Jokowi vs Anies: Operasi Pengalihan Isu, Politik Penghancuran Karakter, dan Kebuntuan Narasi Ijazah

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:03

Eggi Sudjana dan Jokowi Saling Puji Hebat

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:41

Ketidakpastian Hukum di Sektor Energi Jadi Ancaman Nyata bagi Keuangan Negara

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:39

Selengkapnya