Berita

Dunia

Pengusaha Ekuador Diundang Investasi Langsung Di Indonesia

MINGGU, 18 SEPTEMBER 2016 | 03:45 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Banyak sekali peluang untuk meningkatkan nilai perdagangan dan investasi antara Indonesia dan Ekuador, khususnya dengan mengintensifkan kontak antara pengusaha kedua negara.

Hal ini mengemuka dalam Forum Bisnis Multisektoral Indonesia-Ekuador (15/9). Forum tersebut diselenggarakan atas kerjasama KBRI Quito dengan Kamar Dagang Quito (Camara de Commercio de Quito), dengan menghadirkan perwakilan PT Timah Tbk, distributor produk kertas Indonesia, Charta Global serta Indonesian Trade Promotion Center (ITPC) Santiago.

Duta Besar RI Quito, Diennaryati Tjokrosuprihatono dan Presiden Kamar Dagang Quito, Patricio Alarcon membuka acara dengan menyampaikan sambutan dihadapan 100 peserta dari berbagai sektor usaha seperti pertambangan, perminyakan, industri dirgantara, consumer goods¸ pertanian, industri grafis, petrokimia, industri logam, kecantikan, makanan, alat perkantoran dan lain-lain.


Dalam sambutannya, Dieny mendorong perwakilan sektor usaha Indonesia dan Ekuador untuk memaksimalkan interaksi mereka dalam forum tersebut, terutama dalam mengeksplorasi potensi kerjasama yang saling menguntungkan. Rencana pelaksanaan Working Group on Trade and Investment (WGTI) Indonesia-Ekuador tahun 2016, juga dijanjikan menjadi sarana untuk memperlancar hubungan dagang dan investasi kedua negara.

Dieny juga mengundang pengusaha Ekuador untuk datang dan berpartisipasi aktif pada TEI 2016 yang akan diselenggarakan 12-16 Oktober 2016.

Sedangkan Patricio Alarcon, mengingatkan bahwa Indonesia dan Ekuador harus menggunakan kelebihan masing-masing untuk saling melengkapi, misalnya Indonesia dapat mengekspor pesawat dan suku cadang, sedangkan Ekuador dapat mengekspor produk pertanian. [ysa]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

KPK Panggil PNS dan Karyawan Swasta di Kasus Gratifikasi Mantan Sekjen MPR

Rabu, 01 Juli 2026 | 14:21

Kapolda Riau: Penghargaan Nugraha Sakanti Prestasi Seluruh Personel

Rabu, 01 Juli 2026 | 14:20

Mahfud MD Ajak Masyarakat Tetap Cintai Polri Seburuk Apa Pun Kinerjanya

Rabu, 01 Juli 2026 | 14:16

KPK Panggil Sejumlah Pejabat Imigrasi di Kasus Pemerasan Silmy Karim

Rabu, 01 Juli 2026 | 14:10

KPK Masih Periksa Bupati Kuansing Suhardiman Amby

Rabu, 01 Juli 2026 | 13:48

Audit Dugaan Penyimpangan Impor Sianida PPI, KPK dan BPKP Didesak Turun Tangan

Rabu, 01 Juli 2026 | 13:39

Komisi I DPR Ungkap Alasan Draf RUU KKS Belum Dibuka ke Publik

Rabu, 01 Juli 2026 | 13:35

Bos Maktour yang Juga Mertua Dito Ariotedjo Dipanggil KPK

Rabu, 01 Juli 2026 | 13:21

Masih Penyesuaian Sistem, Pajak Olshop di Marketplace Berlaku Mulai 1 Agustus

Rabu, 01 Juli 2026 | 13:16

Prabowo Layak Dicontoh Bagi Siapa Pun yang Ingin Jadi Presiden

Rabu, 01 Juli 2026 | 13:01

Selengkapnya