Berita

Indra Charismiadji/Net

Nusantara

Indra: Charter School Solusi Atasi Kesenjangan Pendididkan

JUMAT, 16 SEPTEMBER 2016 | 23:27 WIB

Sejarah mencatat bahwa pendidikan swasta sudah ada sejak Negara Kesatuan Republik Indonesia terbentuk. Namun kini terjadi kesenjangan antara sekolah swasta yang selama ini memegang peranan penting dalam upaya mencerdaskan kehidupan bangsa. Kondisi sekolah swasta akhir-akhir ini semakin menurun baik dari segi kualitas, maupun kuantitas.

Menurut pengamat pendidikan, Indra Charismiadji, banyak sekolah swasta yang akhirnya tutup lantaran kekurangan murid akibat kalah bersaing dengan sekolah gratis, bisa juga karena kualitas mereka jauh lebih rendah dibandingkan sekolah negeri.

Dia menjelaskan, meski permasalahan tersebut telah diakomodir dalam peraturan UU Sistem Pendidikan Nasional Nomor 20 tahun 2003, namun masih belum terlaksana dan tersosialisasikan dengan baik. Karenanya, kata dia, ada tiga hal yang dapat dilakukan sekolah swasta dalam merespon kondisi terkini.


Pertama, pengelola sekolah swasta tinggal melambaikan tangan ke arah kamera dan say godbye, sehingga sekolahnya dikelola pemerintah. Kedua, sekolah swasta meningkatkan kualitasnya agar lebih baik dari sekolah negeri,

"Dan terakhir pemerintah mengembangkan charter school, yaitu mengalokasikan anggaran, dan swasta yang menjalankan sistemnya,” ungkapnya di Jakarta, Jumat (16/9).

Dia menambahkan, konsep charter school dapat menjadi solusi bagi Indonesia yang memiliki wilayah luas dan terpencil, serta dukungan anggaran pendidikan yang relatif besar.

"Charter school berhasil dikembangkan di luar negeri, seperti yang dilakukan Fetullah Gulen di Amerika dan banyak negara lainnya, termasuk Indonesia," tandasnya. [sam]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

AS Gempur ISIS di Suriah

Minggu, 11 Januari 2026 | 18:14

Aksi Kemanusiaan PDIP di Sumatera Turunkan Tim Kesehatan Hingga Ambulans

Minggu, 11 Januari 2026 | 18:10

Statistik Kebahagiaan di Jiwa yang Rapuh

Minggu, 11 Januari 2026 | 17:52

AS Perintahkan Warganya Segera Tinggalkan Venezuela

Minggu, 11 Januari 2026 | 17:01

Iran Ancam Balas Serangan AS di Tengah Gelombang Protes

Minggu, 11 Januari 2026 | 16:37

Turki Siap Dukung Proyek 3 Juta Rumah dan Pengembangan IKN

Minggu, 11 Januari 2026 | 15:53

Rakernas PDIP Harus Berhitung Ancaman Baru di Jawa Tengah

Minggu, 11 Januari 2026 | 15:22

Rossan Roeslani dan Ferry Juliantono Terpilih Jadi Pimpinan MES

Minggu, 11 Januari 2026 | 15:15

Pertamina Pasok BBM dan LPG Gratis untuk Bantu Korban Banjir Sumatera

Minggu, 11 Januari 2026 | 14:50

Pesan Megawati untuk Gen Z Tekankan Jaga Alam

Minggu, 11 Januari 2026 | 14:39

Selengkapnya