Berita

Luhut Binsar Pandjaitan/Net

Politik

REKLAMASI JAKARTA

KAMMI: Luhut Pandjaitan Perpanjangan Tangan Komprador Asing

JUMAT, 16 SEPTEMBER 2016 | 08:24 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Baru-baru ini Pemerintah melalui Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut B. Pandjaitan memutuskan untuk melanjutkan proyek reklamasi pantai utara Jakarta yang sempat dihentikan sementara. Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) menyebut, proyek reklamasi Pulau G tersebut membuktikan pemerintah pro pemilik modal dan tak peduli dengan nasib rakyat di utara Jakarta.

"Dengan demikian, KAMMI menilai Luhut tak lain adalah perpanjangan tangan para komprador asing. Terus terang, KAMMI heran dengan purnawirawan jenderal yang lebih tunduk kepada pemilik modal daripada kepentingan rakyat Indonesia," tegas Ketua Bidang Kebijakan Publik Pengurus Pusat KAMMI, Riko P. Tanjung dalam keterangannya, Jumat (16/9).

Pernyataan keras ini, lanjut Riko, bukan tanpa alasan. Dalam kajian KAMMI, proyek reklamasi itu tergolong bermasalah dari aspek hukum, sosial, ekonomi, dan lingkungan.


"Selain AMDAL-nya bermasalah, reklamansi ini sudah diputuskan oleh PTUN untuk dihentikan. Tentu dilanjutkannya reklamasi sangat melukai hati rakyat Indonesia, dan Jakarta pada khususnya," imbuhnya.

Riko mengaku khawatir masyarakat miskin kota semakin terpinggirkan lantaran reklamasi. Hal itu, tambahnya, karena para nelayan membutuhkan laut untuk menyambung hidup.

"Pasal 33 UUD 1945 jelas mengamanatkan, bumi, air, dan segala kekayaan alam yang menjadi hajat hidup orang banyak semestinya dikuasai negara untuk dimanfaatkan bagi kesejahteraan rakyat. Oleh karena itu, jelas-jelas tindakan Luhut ini sudah melanggar konstitusi," tutup Riko. [rus]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

UPDATE

PDIP Duga Ada Pengerahan Komcad Saat Pengamanan Demo Mahasiswa, Ini Penjelasannya

Senin, 15 Juni 2026 | 08:19

Bursa Asia Hijau Sambut Kesepakatan Damai AS-Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 08:12

Harga Minyak Dunia Rontok Usai Trump Umumkan Kesepakatan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:54

Harga Logam Mulia Melonjak, Emas Mendekati Rekor Baru

Senin, 15 Juni 2026 | 07:42

AS dan Iran Bakal Teken Perjanjian Damai di Swiss Jumat Ini

Senin, 15 Juni 2026 | 07:26

Pemerintah Dorong Susu Hadir Setiap Hari dalam Program MBG

Senin, 15 Juni 2026 | 07:15

Trump Klaim Amankan Kesepakatan Damai Terbesar dengan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:00

Pengelolaan Blok Andaman Diusulkan Pakai Skema Hybrid

Senin, 15 Juni 2026 | 06:50

Dokter Tifa Dukung Prabowo Pimpin RI Tanpa Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 06:27

Suap di Bea Cukai Sangat Mengerikan, Bukti Negeri Ini Semakin Busuk oleh Koruptor

Senin, 15 Juni 2026 | 06:23

Selengkapnya