Berita

Dunia

Primadona Anak Pemarah Di Antara Patung Erotis Di Oslo

KAMIS, 15 SEPTEMBER 2016 | 23:22 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Si anak pemarah menjadi primadona.

Bahkan ada mitos warga Oslo, Norwegia: apabila datang ke Norwegia, dan ingin kembali ke negara ini untuk kali kedua dan seterusnya, maka harus menemui dan memegang tangan anak pemarah. Angry Boy, begitu si anak pemarah dikenal.

Angry Boy merupakan salah satu patung di antara 200 lebih patung yang ada di Taman Vigeland, yang merupakan salah satu tempat yang wajib didatangi bila berwisata ke Norwegia. Dengan berdiri di atas kaki kiri dan kaki kanan terangkat, tangan patung ini ke bawah dengan terkepal. Muka patung ini mengekespresikan kemarahan. Mulutnya terbuka dan mata setengah terpejam, seakan menandakan kejengkelan yang mendalam.


Karena banyak dipegang pengunjung, tangan kiri si anak ini berwarna keemasan. Secara keseluruhan, sebagaimana ratusan patung erotis lain yang dipajang, warna patung yang berada di jembatan taman sepanjang 100 meter dan lebar 15 meter ini  adalah hijau.

Si anak pemarah ini telanjang bulat sehingga alat kelaminnya juga terlihat sangat jelas, sebagaimana ratusan patung yang lainnya. Namun di antara patung-patung yang lain, si anak pemarah memang yang paling populer.

Patung lain nampak sedang bercinta antara lelaki dan perempuan. Ada juga patung lelaki yang memegang kemaluan perempuan, dan sebaliknya. Ada juga patung yang terlihat sedang onani maupun masturbasi.

Bila dirangkai, patung-patung ini secara jelas menggambarkan fase kehidupan manusia, dari bayi hingga dewasa dan lalu menua. Patung ini menyebar di taman dengan luas puluhan hektar, yang juga ada danau di dalamnya.

Di pusat taman, berdiri monumen setinggi 14 meter: The Monolith. Monolith merupakan monumen yang disusun atau tersusun dari patung-patung bugil. Konon, jumlah patung dalam moumen ini sebanyak 121 patung.

Patung-patung yang ada di Taman Vigeland ini merupakan karya Gustav Vigeland, pematung paling berbakat dan istimewa di salah satu negara Skandinavia ini. Vigeland, selain karena kuantitas produktifitasnya, juga  dikenal sebagai pematung yang imajinatif dan ekspresif.

Pria kelahiran 11 April 1869 ini juga yang merancang medali Nobel Perdamaian. Ia meninggal pada 12 Maret 1943. [ysa]

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

UPDATE

Ini Pesan Denny Indrayana Jelang Putusan MK

Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:23

IHSG Melesat 1,21 Persen, Rupiah Jauhi Rp18.000 per Dolar AS

Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:12

Menhaj Godok Kunjungan Wisata Jemaah Haji dan Umrah ke Yordania

Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:11

Prabowo Hadiri Penyerahan Uang Sitaan Negara Rp13,2 Triliun di Kejagung

Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:09

Penempatan Manajer Sesuai Karakter Wilayah Jadi Kunci Keberhasilan Kopdes

Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:04

Komisi III DPR Dukung Perombakan Pejabat Polri untuk Regenerasi

Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:58

Komoditas Pangan Jadi Penyumbang Utama Inflasi di Jakarta

Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:50

Ferry Juliantono Dorong Kolaborasi Kampus dan Pemda Kembangkan Koperasi

Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:44

KPK Ingatkan Nusron Wahid soal Kewajiban Hadiri Panggilan Penyidik

Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:40

Penampakan Tumpukan Uang Sitaan Negara Rp13,2 Triliun di Kejagung

Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:39

Selengkapnya