Berita

Darmin Nasution/Net

Bisnis

Pemerintah Segera Rilis Harga Sembako Nasional

KAMIS, 15 SEPTEMBER 2016 | 09:20 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution mengungkapkan, dalam waktu dekat ini pemerintah akan segera merilis harga referensi bahan pangan nasional.

"Ini bertujuan agar masyarakat dan pasar mengetahui harga yang ditetapkan pemerintah. Dan harga itu nanti bisa men­jadi patokan," kata Darmin di Senayan, Jakarta, kemarin.

Dia menjelaskan, penetapan harga referensi bahan pangan ditetapkan mengikuti perkem­bangan komoditas nasional. Artinya, harga pangan akan terus mengalami perubahan. Untuk menetapkan harga, Darmin me­mastikan pemerintah akan me­libatkan pihak-pihak kompeten melalui rapat di internal pemerintah terlebih dahulu.


Menurut Darmin, penetapan harga referensi bahan pangan ini akan mempengaruhi inflasi. Dia yakin, penetapan tersebut akan meredam harga-harga bahan pangan yang sebelum­nya memberikan dampak lang­sung terhadap pergerakan inflasi nasional.

Dia mencontohkan harga daging. Untuk menekan harga, selama ini pemerintah melaku­kan berbagai cara antara lain dengan importasi. Namun disayangkan, penambahan pa­sokan tidak lantas dengan cepat menekan harga. Dengan merilis patokan harga, Darmin yakin, fluktuasi harga komoditas terse­but bisa ditekan.

"Kita percaya bahwa dengan adanya harga referensi, gejolak itu akan makin kecil sehingga fluktuasi harganya tidak terlalu tajam," terangnya.

Darmin menegaskan, harga referensi dari pemerintah, bu­kan merupakan harga yang harus diikuti oleh para pelaku pasar, karena hanya sekadar referensi. ***

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

UPDATE

PDIP Duga Ada Pengerahan Komcad Saat Pengamanan Demo Mahasiswa, Ini Penjelasannya

Senin, 15 Juni 2026 | 08:19

Bursa Asia Hijau Sambut Kesepakatan Damai AS-Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 08:12

Harga Minyak Dunia Rontok Usai Trump Umumkan Kesepakatan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:54

Harga Logam Mulia Melonjak, Emas Mendekati Rekor Baru

Senin, 15 Juni 2026 | 07:42

AS dan Iran Bakal Teken Perjanjian Damai di Swiss Jumat Ini

Senin, 15 Juni 2026 | 07:26

Pemerintah Dorong Susu Hadir Setiap Hari dalam Program MBG

Senin, 15 Juni 2026 | 07:15

Trump Klaim Amankan Kesepakatan Damai Terbesar dengan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:00

Pengelolaan Blok Andaman Diusulkan Pakai Skema Hybrid

Senin, 15 Juni 2026 | 06:50

Dokter Tifa Dukung Prabowo Pimpin RI Tanpa Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 06:27

Suap di Bea Cukai Sangat Mengerikan, Bukti Negeri Ini Semakin Busuk oleh Koruptor

Senin, 15 Juni 2026 | 06:23

Selengkapnya