Berita

Erick Thohir/Net

Bisnis

Presiden Inter Milan Ikut Sukseskan Tax Amnesty

RABU, 14 SEPTEMBER 2016 | 15:21 WIB | LAPORAN:

Kakak beradik pengusaha kakap nasional, Garibaldi Thohir (Boy Tohir) dan Erick Thohir mendatangi Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak Jakarta Selatan II yang berlokasi di Gedung Sudirman, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta.

Kedatangan mereka terkait dengan program Tax Amnesty yang tengah digencarkan pemerintahan Joko Widodo. Tohir bersaudara mengikuti jejak bos Lippo Group, James Riady, yang lebih dulu menjadi peserta Tax Amnesty beberapa waktu lalu.

Kepada wartawan, Erick Thohir mengakui bahwa sangat penting baginya untuk ikut menyukseskan program tax amnesty.


"Ekonomi nasional membutuhkan bantuan yang luar biasa (lewat tax amnesty)," ujar Presiden klub sepak bola Internazionale Milano (Inter Milan) itu, di kantor Kanwil DJP, Jakarta Selatan, Rabu (14/9).

Sementara, Boy Thohir menjelaskan, aset dan dana yang dilaporkan kepada Kemenkeu dalam program tax amnesty dalam bentuk deklarasi dan repatriasi. Namun ia enggan menyebutkan  berapa besarannya.

"Repatiasi dan deklarasi itu kombinasi. Yang dideklarasikan lebih banyak dalam negeri, sekitar 70 persen. Sisanya yang di luar negeri. Karena memang aset lebih banyak di Indonesia," ujar Boy.

Ia juga ikut mengajak para pengusaha di Indonesia untuk menyukseskan program pengampunan pajak.

"Kita harus percaya ekonomi nasional, karena kita tinggal di sini. Sebagai bangsa Indonesia, sebagai profesional. Kalau kita tidak percaya, siapa lagi?" ujar Boy. [ald]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

UPDATE

PDIP Duga Ada Pengerahan Komcad Saat Pengamanan Demo Mahasiswa, Ini Penjelasannya

Senin, 15 Juni 2026 | 08:19

Bursa Asia Hijau Sambut Kesepakatan Damai AS-Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 08:12

Harga Minyak Dunia Rontok Usai Trump Umumkan Kesepakatan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:54

Harga Logam Mulia Melonjak, Emas Mendekati Rekor Baru

Senin, 15 Juni 2026 | 07:42

AS dan Iran Bakal Teken Perjanjian Damai di Swiss Jumat Ini

Senin, 15 Juni 2026 | 07:26

Pemerintah Dorong Susu Hadir Setiap Hari dalam Program MBG

Senin, 15 Juni 2026 | 07:15

Trump Klaim Amankan Kesepakatan Damai Terbesar dengan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:00

Pengelolaan Blok Andaman Diusulkan Pakai Skema Hybrid

Senin, 15 Juni 2026 | 06:50

Dokter Tifa Dukung Prabowo Pimpin RI Tanpa Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 06:27

Suap di Bea Cukai Sangat Mengerikan, Bukti Negeri Ini Semakin Busuk oleh Koruptor

Senin, 15 Juni 2026 | 06:23

Selengkapnya