Berita

Politik

Dubes Yuwono: Hubungan Indonesia-Norwegia Kian Menguat

SELASA, 13 SEPTEMBER 2016 | 00:46 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

‎. Hubungan RI-Norwegia dalam beberapa tahun terakhir ini semakin meningkat dan menguat. Hal ini ditandai dengan saling kunjung dan pertemuan-pertemuan antara kepala pemerintahan, menteri-menteri, pejabat-pejabat tinggi politik, pejabat-pejabat teknis maupun perusahaan-perusahaan negara dan swasta baik dari pusat maupun daerah.

Demikian disampaikan Duta Besar RI untuk Norwegia, Yuwono A Putranto. Pernyataan Yuwono ini terkait dengan kunjungan muhibah DPR yang dipimpin Wakil Ketua DPR, Fadli Zon, pada tanggal 5-9 September. Turut bersama Fadli Zon, ‎Tuti Roosdiono dari Fraksi PDI Perjuangan, Darizal Basir dari Fraksi Demokrat, dan Mukhtar Tompo dari Fraksi Hanura. Turut mendampingi dalam muhibah ini Duta Besar RI untuk Norwegia Yuwono A Putranto.‎

Selama berada di Norwegia, delegasi DPR RI memiliki jadwal padat sejak ketibaan di Oslo dan telah melakukan berbagai pertemuan maraton dengan berbagai pejabat tinggi Norwegia yaitu Ingjerd Schou, Vice President of the Storting (Parlemen); Roy Angelvik, State Secretary Ministry of Trade, Industry and Fisheries; Ingvil Smines Tybring-Gjedde, State Secretary Ministry of Petroleum and Energy; Tone Skogen, State Secretary Ministry of Foreign Affairs; Terje Halleland, State Secretary Ministry of Agriculture and Food; PÃ¥l Haremo, Vice President Exploration Statoil ASA dan Kyrre Lohne, Vice President Strategic Communication Kongsberg Defence and Aerospace bersama pejabat-pejabat senior lainnya dari institusi-institusi di Norwegia termaksud.

‎Knjungan delegasi DPR RI ini menghasilkan berbagai komitmen kuat oleh berbagai pihak di Norwegia untuk meningkatkan hubungan RI-Norwegia. Keinginan untuk terus meningkatkan kerja sama antara RI dan Norwegia, tidak hanya antar pemerintah namun juga antar Parlemen ditekankan oleh Wakil Ketua DPR RI, Fadli Zon, dalam pertemuan dengan Wakil Ketua Parlemen Norwegia, Ingjerd Schou dan Wakil Menteri Luar Negeri Norwegia, Tone Skogen. ‎

‎Menurut Yuwono, hubungn riil dan kerja sama antara Indonesia dan Norwegia sangat baik dan terus menguat ini telah diwadahi dalam Komisi Bersama Tingkat Menteri Luar Negeri kedua negara, yang telah berjalan sejak tahun 2015 baik di bidang HAM, pertahanan, maritim dan perikanan, energi, perdagangan, kehutanan dan lingkungan khususnya dalam skema REDD+ dimana Norwegia memberikan dana sebesar 1 miliar dolar AS. Kerjasama yang kuat kedua negara ini juga dilakukan di tataran regional ASEAN dan tataran internasional PBB.

‎"Untuk memperkuat hubungan antar Parlemen kedua negara, Indonesia dan Norwegia dapat membentuk kaukus semacam friendship group di masing-masing Parlemen. Dengan demikian, kunjungan DPR RI kali ini semakin memperkokoh dan melengkapi hubungan riil RI-Norwegia," demikian Yuwono. [ysa]‎ ‎

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

KPK Panggil PNS dan Karyawan Swasta di Kasus Gratifikasi Mantan Sekjen MPR

Rabu, 01 Juli 2026 | 14:21

Kapolda Riau: Penghargaan Nugraha Sakanti Prestasi Seluruh Personel

Rabu, 01 Juli 2026 | 14:20

Mahfud MD Ajak Masyarakat Tetap Cintai Polri Seburuk Apa Pun Kinerjanya

Rabu, 01 Juli 2026 | 14:16

KPK Panggil Sejumlah Pejabat Imigrasi di Kasus Pemerasan Silmy Karim

Rabu, 01 Juli 2026 | 14:10

KPK Masih Periksa Bupati Kuansing Suhardiman Amby

Rabu, 01 Juli 2026 | 13:48

Audit Dugaan Penyimpangan Impor Sianida PPI, KPK dan BPKP Didesak Turun Tangan

Rabu, 01 Juli 2026 | 13:39

Komisi I DPR Ungkap Alasan Draf RUU KKS Belum Dibuka ke Publik

Rabu, 01 Juli 2026 | 13:35

Bos Maktour yang Juga Mertua Dito Ariotedjo Dipanggil KPK

Rabu, 01 Juli 2026 | 13:21

Masih Penyesuaian Sistem, Pajak Olshop di Marketplace Berlaku Mulai 1 Agustus

Rabu, 01 Juli 2026 | 13:16

Prabowo Layak Dicontoh Bagi Siapa Pun yang Ingin Jadi Presiden

Rabu, 01 Juli 2026 | 13:01

Selengkapnya