Berita

Djarot Saiful Hidayat/Net

Nusantara

Wakil Gubernur: Sapi Pemberian Ahok Di Luar Batang Bisa Dialihkan

SENIN, 12 SEPTEMBER 2016 | 14:12 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Warga Luar Batang di Jakarta Utara menolak dua ekor sapi pemberian Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) pada momen Idul Adha 143 Hijriyah.

Wakil Gubernur DKI Djarot Saiful Hidayat mengatakan penolakan itu tidak perlu dipermasalahkan, karena hewan pemberian Ahok tersebut bisa dialihkan ke warga lain yang membutuhkan.

"Ya tidak apa-apa, kan bisa dialihkan ke warga yang lain. Jadi yang jelas kan disalurkan tidak. Karena pak Ahok kan tidak menyumbang dalam bentuk hewan saja ya, tapi juga dalam bentuk jadi," kata Djarot di Gang Arab, Pasar Minggu, Jakarta, Senin (12/9).


Menurut politisi PDIP ini, penolakan tersebut bukanlah hal yang perlu dipermasalahkan. Karena dia menilai hal itu tergantung persepsi masing-masing orang.

"Masjid itu kan, kelompok-kelompok masyarakat itu menghimpun hewan qurban, daging qurban, mendistribusikan kepada mereka-mereka yang berhak, itu aja kuncinya. Kalau itu (menolak hewan qurban) beliau berarti kan tidak bersedia untuk mendistribusikan, sehingga bisa dialihkan ke yang lain, tidak ada masalah," kata Djarot.

Lebih jauh dia mengungkapkan, bahwa hingga saat ini komunikasi antara Pemprov DKI dengan warga Luar Batang cukup baik, tak ada masalah.

"Kami selalu berkomunikasi dengan baik, beberapa kali kita juga kesana, gak ada masalah," tukas Djarot seperti dikabarkan RMOL Jakarta. [rus]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

UPDATE

PDIP Duga Ada Pengerahan Komcad Saat Pengamanan Demo Mahasiswa, Ini Penjelasannya

Senin, 15 Juni 2026 | 08:19

Bursa Asia Hijau Sambut Kesepakatan Damai AS-Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 08:12

Harga Minyak Dunia Rontok Usai Trump Umumkan Kesepakatan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:54

Harga Logam Mulia Melonjak, Emas Mendekati Rekor Baru

Senin, 15 Juni 2026 | 07:42

AS dan Iran Bakal Teken Perjanjian Damai di Swiss Jumat Ini

Senin, 15 Juni 2026 | 07:26

Pemerintah Dorong Susu Hadir Setiap Hari dalam Program MBG

Senin, 15 Juni 2026 | 07:15

Trump Klaim Amankan Kesepakatan Damai Terbesar dengan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:00

Pengelolaan Blok Andaman Diusulkan Pakai Skema Hybrid

Senin, 15 Juni 2026 | 06:50

Dokter Tifa Dukung Prabowo Pimpin RI Tanpa Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 06:27

Suap di Bea Cukai Sangat Mengerikan, Bukti Negeri Ini Semakin Busuk oleh Koruptor

Senin, 15 Juni 2026 | 06:23

Selengkapnya