Berita

Yusril Ihza Mahendra/Net

Nusantara

PILKADA JAKARTA

Yusril Ihza: Mudah-mudahan 15 September Perundingan Sudah Selesai

SABTU, 10 SEPTEMBER 2016 | 12:59 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Bakal calon gubernur Prof. Yusril Ihza Mahendra mengatakan timnya terus bekerja dalam merangkai poros baru partai politik dalam Pilkada DKI Jakarta 2017.

"Beri kami kesempatan untuk bekerja merangkai poros baru parpol dalam Pilkada DKI yang kini dimotori oleh Partai Demokrat. InsyaAllah akan ada partai berbasis umat Islam yang memberi dukungan kepada kami," sebut Yusril, Sabtu (10/9).

Saat ini, lanjut Yusril, pihaknya terus menggelar rapat intensif dengan penuh kesabaran, kejernihan berpikir, dan tawakal kepada Allah SWT, dengan harapan ada hasil yang menggembirakan untuk mengubah peta kekuatan politik di Ibukota.


"Jika Allah SWT merestui, akan terbentuk pasangan ideal gabungan intelektual dan birokrat daerah sebagai pasangan calon gubernur dan calon wakil gubernur yang akan berkontestasi di Pilkada DKI 2017," ujar pakar hukum tata negara ini.

"Mudah-mudahan pada 15 September 2016 nanti poros baru parpol yang kami bentuk sudah menyelesaikan perundingan. Sehingga pasangan idel gabungan intelektual dan birokrat daerah sudah bisa dideklarasikan," lanjut Yusril.

Dia menambahkan, pihaknya terus bekerja keras menyelesaikan pekerjaan tersebut hingga mendekati waktu pendaftaran 21 September 2016.

"Mohon doa restu para pendukung yang telah menunggu dengan sabar penyelesaian proses ini. Fastabiqul khairot," demikian Yusril dalam keterangannya. [rus]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

UPDATE

PDIP Duga Ada Pengerahan Komcad Saat Pengamanan Demo Mahasiswa, Ini Penjelasannya

Senin, 15 Juni 2026 | 08:19

Bursa Asia Hijau Sambut Kesepakatan Damai AS-Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 08:12

Harga Minyak Dunia Rontok Usai Trump Umumkan Kesepakatan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:54

Harga Logam Mulia Melonjak, Emas Mendekati Rekor Baru

Senin, 15 Juni 2026 | 07:42

AS dan Iran Bakal Teken Perjanjian Damai di Swiss Jumat Ini

Senin, 15 Juni 2026 | 07:26

Pemerintah Dorong Susu Hadir Setiap Hari dalam Program MBG

Senin, 15 Juni 2026 | 07:15

Trump Klaim Amankan Kesepakatan Damai Terbesar dengan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:00

Pengelolaan Blok Andaman Diusulkan Pakai Skema Hybrid

Senin, 15 Juni 2026 | 06:50

Dokter Tifa Dukung Prabowo Pimpin RI Tanpa Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 06:27

Suap di Bea Cukai Sangat Mengerikan, Bukti Negeri Ini Semakin Busuk oleh Koruptor

Senin, 15 Juni 2026 | 06:23

Selengkapnya