Berita

Bisnis

Pemerintah Disarankan Bekukan RAPP

SABTU, 10 SEPTEMBER 2016 | 11:42 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Pemerintah diminta tegas menyikapi insiden pengusiran Kepala Badan Restorasi Gambut (BRG) Nazir Foead.

Anggota Komisi IV DPR Bagus Adhi mengatakan, pengusiran oleh PT Riau Andalan Pulp and Paper (PAPP), perusahaan milik taipan Sukanto Tanoto mencederai martabat bangsa.

"Kalau perlu tempuh jalur hukum," kata dia kepada wartawan, kemarin .

Dia mengatakan PT PAPP berada di Indonesia. Sementata pemerintah terutama BRG memiliki kewenangan untuk melakukan pengawasan.

"Kalau perlu dibekukan PT PAPP," katanya lagi.

Apalagi, sambungnya, perusahaan tersebut disinyalir melakukan sejumlah pelanggaran, seperti membuka lahan baru. Padahal, pemerintah telah mengeluarkan kebijaka moratorium lahan sawit.

Selain itu, seperti laporan yang diterima BRG, PT PAPP diduga menjadi penyebab dari peristiwa kebakaran hutan dan lahan di kawasan Riau.

"Pemerintah harus tegas. Jangan sampai kasus terulang. Kalau perlu, bekukan saja PT PAPP. Ini bisa jadi peringatan kepada perusahaan untuk tidak sewenang-wenang. Ini menyangkut martabat bangsa," ujarnya.[dem]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

UPDATE

PDIP Duga Ada Pengerahan Komcad Saat Pengamanan Demo Mahasiswa, Ini Penjelasannya

Senin, 15 Juni 2026 | 08:19

Bursa Asia Hijau Sambut Kesepakatan Damai AS-Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 08:12

Harga Minyak Dunia Rontok Usai Trump Umumkan Kesepakatan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:54

Harga Logam Mulia Melonjak, Emas Mendekati Rekor Baru

Senin, 15 Juni 2026 | 07:42

AS dan Iran Bakal Teken Perjanjian Damai di Swiss Jumat Ini

Senin, 15 Juni 2026 | 07:26

Pemerintah Dorong Susu Hadir Setiap Hari dalam Program MBG

Senin, 15 Juni 2026 | 07:15

Trump Klaim Amankan Kesepakatan Damai Terbesar dengan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:00

Pengelolaan Blok Andaman Diusulkan Pakai Skema Hybrid

Senin, 15 Juni 2026 | 06:50

Dokter Tifa Dukung Prabowo Pimpin RI Tanpa Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 06:27

Suap di Bea Cukai Sangat Mengerikan, Bukti Negeri Ini Semakin Busuk oleh Koruptor

Senin, 15 Juni 2026 | 06:23

Selengkapnya