Berita

puan maharani/rmol

Politik

Menko PMK: PON Harus Jadi Ajang Pencarian Atlet Berprestasi Internasional

SENIN, 05 SEPTEMBER 2016 | 19:14 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

Pekan Olahraga Nasional (PON) ke-19 dan Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) ke-15 di Jawa Barat (Jabar) harus menjadi ajang pencarian atlet berprestasi dari seluruh Indonesia.
 
Atlet-atlet tersebut nantinya tidak boleh hanya berpuas diri menjadi juara nasional, tetapi harus mengangkat dan meningkatkan prestasi serta membanggakan nama Indonesia di ajang pertandingan olahraga internasional, seperti Asian Games dan Olimpiade.
 
Demikian harapan yang disampaikan Menteri Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Puan Maharani, saat memimpin Upacara Pengambilan Api PON ke-19 dan Peparnas ke-15 di Lapangan Pendopo Kabupaten Indramayu, Senin (6/9).
 

 
"Ini harus menjadi pemacu bagi semua atlet kita. Kita perlu atlet berprestasi untuk bawa nama bangsa dan negara Indonesia di ajang internasional," tegas Puan.
 
Ia menjelaskan, tahun 2018 Indonesia akan menjadi tuan rumah Asian Games sehingga atlet peserta PON ke-19 harus mampu unjuk prestasi pada ajang tersebut. "Kita harus buktikan mental kita dulu di Asian Games sebelum kita masuk ke ajang Olimpiade 2020 nanti," katanya.
 
Dalam kesempatan tersebut, Puan Maharani juga mengatakan, PON dan Peparnas merupakan bagian dari baromater untuk mengukur keberhasilan daerah dalam pembinaan olahraga yang dipertandingkan secara nasional.
 
"Karena itu, semoga dalam kegiatan nasional ini akan muncul atlet-atlet berpotensi yang mampu mengukir rekor-rekor baru di berbagai cabang olahraga yang dipertandingkan. Tidak hanya rekor nasional, namun juga rekor internasional di tingkat kawasan ASEAN dan Asia bahkan dunia," tegas Puan Maharani.
 
Menurutnya, Indonesia yang maju tidak sebatas pada kemajuan di bidang ekonomi, teknologi, kebudayaan, politik dan pertahanan, tetapi juga di bidang olahraga. Kemajuan Indonesia di bidang olahraga, juga akan menunjukan tingkat kemajuan bangsa dalam membangun jiwa yang sehat, badan yang sehat, dan semangat sportifitas yang sehat.
 
"Olahraga bukan hanya sekedar permainan. Semangat menang di dalam olahraga, adalah juga menunjukan semangat untuk menang atas kedisiplinan, menang atas ketekunan, menang atas tanggung jawab, menang menjadi sportif, menang dalam bekerjasama tim, dan menang untuk tidak menyerah," katanya.
 
Sikap dan mental seperti inilah yang sangat selaras dengan pembangunan manusia Indonesia yang berkarakter.
 
Oleh karena itu, ia meminta semua pihak untuk bergotong-royong menyukseskan dan memeriahkan PON ke-19 dan Peparnas ke-15 tersebut. Puan berharap kedua even olahraga tersebut akan menjadi momentum penting ini sebagai salah satu tonggak pembangunan manusia Indonesia yang berkarakter pemenang. [ian]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Pelindo Dukung Konsolidasi Logistik BUMN Perkuat Integrasi Rantai Pasok Nasional

Kamis, 02 Juli 2026 | 00:16

Indonesia Harus Tegas Tolak LGBT!

Kamis, 02 Juli 2026 | 00:08

Catatan HUT ke-80 Polri

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:40

Bobby Nasution Pulangkan Kontingen Pesparawi Sumut dari Manokwari dengan Biaya Talangan

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:20

Ekodiplomasi di antara Geopolitik dan Kedaulatan Konservasi Indonesia

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:01

Danantara Sedang Membersihkan Warisan Lama BUMN

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:00

Hibah KNPI Kabupaten Bogor Menuai Polemik di Tengah Konflik Internal

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:00

Ketua MPR Bicara Islam Toleran dan Persatuan saat Bertemu Grand Mufti Uzbekistan

Rabu, 01 Juli 2026 | 22:55

Papua Harus Dibangun Tanpa Kehilangan Manusianya

Rabu, 01 Juli 2026 | 22:45

DPR Minta Transparansi Rencana Pengadaan Rudal BrahMos

Rabu, 01 Juli 2026 | 22:44

Selengkapnya