Berita

puan maharani/net

Politik

Menko PMK Pimpin Upacara Pelepasan Api PON

SENIN, 05 SEPTEMBER 2016 | 18:31 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

Menteri Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Puan Maharani, mengambil dan melepas Api PON (Pekan Olahraga Nasional) ke-19 dan Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) ke-15 di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, Senin (5/9).
 
Api PON dan Peparnas diambil dari Ambina (atlet tenis meja dengan kebutuhan khusus) dan Zukaria (atlet tinju) untuk diserahkan ke Suprianto (mantan atlet peserta Sea Games) dan Darma (atlet legendaris cabang angkat besi dari Indramayu).
 
Dalam kesempatan tersebut Puan Maharani didampingi oleh Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan dan Ketua Umum KONI, Tono Suratman. Seusai diberikan oleh Puan Maharani, Api PON dan Peparnas akan dikirab ke 16 kota/kabupaten di Jawa Barat dan berakhir di Kota Bandung.
 

 
"Kirab Api PON ini menempuh jarak 1005,6 km. Ini jarak tempuh paling panjang kirab Api PON sepanjang pelaksanaan PON," jelas Puan Maharani.
 
Puan berharap Jawa Barat akan menjadi tuan rumah PON dan Peparnas yang baik dan menjadi contoh bagi daerah lain ke depam dalam menyelenggarakan kegiatan olahraga.
 
Api PON dan Peparnas dinyalakan di Kecamatan Majakerta, Balongan, Indramayu. Tempat tersebut dipilih karena merupakan tempat ditemukannya nyala api pertama, yang kemudian menjadi sumber gas bumi. PON dan Peparnas tersebut akan diselenggarakan pada tanggal 17-29 September 2016.
 
Dalam sambutannya Menko Puan Maharani mengatakan yang mengambil bagian dalam kegiatan nanti tidak boleh hanya berpuas diri dengan menjadi juara nasional saja. Sebaliknya harus mengangkat dan meningkatkan prestasi serta membanggakan nama bangsa Indonesia di ajang internasional dalam ajang olahraga internasional, sepertiAsian Games dan Olimpiade.
 
Harus menjadi pemacu bagi semua atlet kita. Kita perlu atlet berprestasi untuk bawa bangsa dan negara Indonesia di ajang internasional,” katanya. [ian]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Pelindo Dukung Konsolidasi Logistik BUMN Perkuat Integrasi Rantai Pasok Nasional

Kamis, 02 Juli 2026 | 00:16

Indonesia Harus Tegas Tolak LGBT!

Kamis, 02 Juli 2026 | 00:08

Catatan HUT ke-80 Polri

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:40

Bobby Nasution Pulangkan Kontingen Pesparawi Sumut dari Manokwari dengan Biaya Talangan

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:20

Ekodiplomasi di antara Geopolitik dan Kedaulatan Konservasi Indonesia

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:01

Danantara Sedang Membersihkan Warisan Lama BUMN

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:00

Hibah KNPI Kabupaten Bogor Menuai Polemik di Tengah Konflik Internal

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:00

Ketua MPR Bicara Islam Toleran dan Persatuan saat Bertemu Grand Mufti Uzbekistan

Rabu, 01 Juli 2026 | 22:55

Papua Harus Dibangun Tanpa Kehilangan Manusianya

Rabu, 01 Juli 2026 | 22:45

DPR Minta Transparansi Rencana Pengadaan Rudal BrahMos

Rabu, 01 Juli 2026 | 22:44

Selengkapnya