Berita

foto/rmol

Politik

Senang Pakai Konsultan Ketimbang PNS, Pemda DKI Dikritik

SENIN, 05 SEPTEMBER 2016 | 14:50 WIB | LAPORAN:

Membangun sense of urgency merupakan salah satu hal yang sangat penting untuk dilakukan oleh seorang kepala daerah. Untuk itu, masing-masing pemimpin daerah harus memiliki tim inti yang terdiri pejabat tinggi daerah dan bersama-sama berkontribusi pada pembangunan di daerahnya itu sendiri.

"Ada isu yang perlu kita perbaiki bersama (dalam pemerintahan daerah)," ujar Peneliti Lembaga Informasi Komunikasi dan Strategi, M. Syaifullah dalam diskusi Transparasi Anggaran dan Keberpihakan di Bilangan Cikini, Jakarta Pusat, Senin (5/9).

Syaifullah kemudian mengkritik apa yang dilakukan oleh Pemda DKI Jakarta yang ketika itu dipimpin oleh Joko Widodo dan Basuki T Purnama alias Ahok. Pasalnya, sejak saat itu juga Pemda DKI masih saja melakukan pergantian pejabat di level atas. Padahal mereka yang dipecat ada tim inti dalam pembangunan ibukota.


"Kalau kita melihat awal kepemimpinan Jokowi dan Ahok ini terlalu banyak pergantian di level atas. Padahal itu tim inti," sesalnya.

Menurutnya, Pemerintah DKI lebih senang menggunakan tenaga konsultan ketimbang Pegawai Negeri Sipil (PNS) dalam membenahi permasalahan di internal pemerintahan bahkan di Jakarta sendiri.

"Kalau konsultan mungkin hanya berikan advice aja. Yang membenahi adalah orang dalam (PNS) sendiri," tegasnya. [ian]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Ramadhan Pohan, Pendukung Anies yang Kini Jabat Anggota Dewas LKBN ANTARA

Jumat, 09 Januari 2026 | 03:45

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

UPDATE

Sekjen PBB Kecewa AS Keluar dari 66 Organisasi Internasional

Jumat, 09 Januari 2026 | 16:15

Gus Yaqut Tersangka Kuota Haji, PKB: Walau Lambat, Negara Akhirnya Hadir

Jumat, 09 Januari 2026 | 16:15

Gus Yahya Tak Mau Ikut Campur Kasus Yaqut

Jumat, 09 Januari 2026 | 16:03

TCL Pamer Inovasi Teknologi Visual di CES 2026

Jumat, 09 Januari 2026 | 15:56

Orang Dekat Benarkan Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis Ngadep Jokowi di Solo

Jumat, 09 Januari 2026 | 15:47

KPK Sudah Kirim Pemberitahuan Penetapan Tersangka ke Yaqut Cholil dan Gus Alex

Jumat, 09 Januari 2026 | 15:24

Komisi VIII DPR: Pelunasan BPIH 2026 Sudah 100 Persen, Tak Ada yang Tertunda

Jumat, 09 Januari 2026 | 14:56

37 WNI di Venezuela Dipastikan Aman, Kemlu Siapkan Rencana Kontigensi

Jumat, 09 Januari 2026 | 14:45

Pilkada Lewat DPRD Bisa Merembet Presiden Dipilih DPR RI

Jumat, 09 Januari 2026 | 14:40

PP Pemuda Muhammadiyah Tak Terlibat Laporkan Pandji Pragiwaksono

Jumat, 09 Januari 2026 | 14:26

Selengkapnya