Berita

Politik

Menko PMK: Pemerintah Rumuskan Peta Jalan Revitalisasi Pendidikan Vokasional

SELASA, 30 AGUSTUS 2016 | 18:44 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Menko bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Puan Maharani memimpin penyusunan peta jalan revitalisasi pendidikan vokasional. Peta jalan ini penting karena Indonesia kekurangan tenaga vokasi untuk mengisi proyek pemerintah yang sedang dikerjakan.

Puan menjelaskan, peta jalan revitalisasi pendidikan vokasional dirumuskan oleh tim penyusun yang terdiri dari lintas kementerian. Dia menjelaskan, ketua penyusunan jalan revitalisasi SMK adalah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) sementara ketua penyusunan peta jalan revitalisaei politehnik dan akademi oleh Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristek Dikti). Adapun ketua penyusunan peta jalan revitalisasi balai latihan kerja dan magang/kerja praktek adalah Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker).

"Kita butuh sinergi untuk merevitalisasi pendidikan vokasional ini sebab link and match itu tidak mudah. Kita butuh roadmap yang jelas untuk menggerakkan semua kementerian dan lembaga sehingga tenaga kerja vokasional bisa disesuaikan dengan kebutuhan industri,” katanya usai Rakor Revitalisasi Pendidikan Vokasional di kantor Kemenko PMK, Jakarta (Selasa, 30/8).


Puan menjelaskan, program pemerintah yang sedang dibuat itu banyak sekali. Pemerintah pun harus mengantisipasinya dengan menyiapkan sumber daya manusianya yang kompetitif. Puan menginginkan semua kementerian dan lembaga ini menyiapkan tenaga vokasi yang bisa menunjang program pemerintah tersebut agar bisa menangkal masuknya tenaga kerja asing. Kekhawatiran ini muncul karena Puan mengaku kesiapan dan juga jumlah sumber daya manusia di Indonesia masih sangat kurang.

"Sebelum Oktober nanti saya harap peta jalan revitalisasi pendidikan vokasional dapat terselesaikan oleh tim penyusun. Dari rakor ini kita bisa mengetahui apa saja yang dibutuhkan dalam revitalisasi pendidikan vokasional. Kita minta agar kementerian/lembaga bisa lebih fokus dalam merumuskan revitalisasi pendidikan vokasional," katanya.

Dalam Rakor tersebut Puan meminta kepada Kemendikbud memberikan pelatihan ataupun magang kepada semua siswa SMK agar siap dipakai di semua proyek pemerintah. Sementara itu khusus kepada Kemenristek Dikti agar menyiapkan program sertifikasi kepada siswa yang baru lulus SMK.

Puan mengatakan, revitalisasi pendidikan vokasional juga membutuhkan sinergi yang lebih luas dengan Kementerian Koordinator yakni Kemenko Perekonomian dan Kemenko Kemaritiman.

Rakor ini merupakan tindak lanjut dari rapat sebelumnya. Rapat sebelumnya menyiratkan adanya tiga jalur dalam revitalisasi pendidikan vokasional yakni jalur pertama revitalisasi SMK, jalur kedua revitalisasi politehnik dan akademi kejuruan, jalur ketiga revitalisasi balai latihan kerja dan program magang bersertifikat. Rapat terdahulu  juga menekankan perlunya dipertimbangkan 12 sektor prioritas MEA dan kebutuhan industri dalam negeri dalam melakukan revitalisasi pendidikan vokasional. [ysa]

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

Praperadilan Dokter Tifa Ditolak, Ini Pertimbangan Hakim

Jumat, 21 Agustus 2026 | 10:25

UPDATE

APKLI Perjuangan Ajak Publik Siap Hadapi Bonus Demografi 2030

Rabu, 26 Agustus 2026 | 00:26

Fahira Idris Apresiasi RUU Perampasan Aset Bakal Disahkan Desember

Rabu, 26 Agustus 2026 | 00:10

Pernyataan Budi Arie Tak Harus Menjadi Polemik

Selasa, 25 Agustus 2026 | 23:54

BPOM Gratiskan Izin Edar UMK Pangan Olahan

Selasa, 25 Agustus 2026 | 23:30

PP KMHDI Tuntut Presiden Evaluasi Kemenhut, Kemendikdasmen, dan Bakom

Selasa, 25 Agustus 2026 | 23:15

Menavigasi Turbulent Ocean, Menjinakkan Rivalitas Great Powers, dan Mematahkan Clash of Civilizations di Era Presiden SBY

Selasa, 25 Agustus 2026 | 23:00

Ketum Gibranku: Relawan Solid Kawal Prabowo-Gibran hingga 2029

Selasa, 25 Agustus 2026 | 22:59

Dua Tahun Warga Tegal Alur Pakai Jembatan Bambu, Dinas SDA Kena Semprot

Selasa, 25 Agustus 2026 | 22:42

Menguji Relevansi Teladan Rasulullah di Tengah Krisis Etika Global

Selasa, 25 Agustus 2026 | 22:40

Berbincang dengan Habib Rizieq

Selasa, 25 Agustus 2026 | 22:20

Selengkapnya