Berita

Achmad Basarah/Net

Politik

Wasekjen PDIP: Tidak Benar Bambang DH Diganti Karena Menolak Ahok

SELASA, 30 AGUSTUS 2016 | 06:31 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Bambang DH merupakan kader loyalis Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri. Loyalitas Bambang DH teruji sejak zaman PDI Promeg yang penuh dengan perjuangan perjuangan dan penderitaan.

"Jadi dia pasti loyal ke Bu Mega," kata Wakil Sekjen DPP PDI Perjuangan, Achmad Basarah, dalam keterangan beberapa saat lalu (Selasa, 30/8).

Pernyataan Basarah ini terkait dengan kabar yang menyebutkan bahwa posisi Bambang DH sebagai Plt Ketua DPD PDI Perjuangan DKI Jakarta diganti seiring dengan penolakan tegas Bambang DH terhadap Ahok untuk dicalonkan menjadi Gubernur DKI Jakarta.


Basarah menegaskan, penolakan Bambang DH terhadap Ahok bukan bentuk pembangkangan terhadap Megawati. Hal ini dilakukan karena faktor kekecewaan kalangan kader dan pengurus partai di DKI Jakarta yangs sudah menggumpal sebagai reaksi terhadap sikap Ahok yang sudah berkali-kali melecehkan eksistensi PDI Perjuangan. Sikap Bambang ini hanyalah sebagai artikulator keresahan pengurus dan kader partai di DKI Jakarta yang dia pimpin sebagai Plt Ketua DPD PDI Perjuangan Jakarta, yang ditinggalkan Boy Sadikin karena telah mengirimlan surat pengunduran diri sebagai Ketua DPD PDI Perjuangan DKI Jakarta beberapa waktu lalu.

"Pergantian Bambang DH dari jabatanya sebagai Ketua Plt PDI Perjuangan DKI Jakarta kepada Adi Wijaya karena memang tugas utama dia sebagai Ketua DPP PDI Perjuangan bidang Pemilu harus fokus mengurus 101 Pilkada serentak 2017 di seluruh Indonesia dengan target kemenangan dipatok sebesar 50 persen. Di samping itu, jabatan Ketua Plt DKI yang diembannya sudah lebih dari tiga bulan, sementara menurut ketentuan partai, jabatan Ketua Plt tidak boleh lebih dari tiga bulan," jelas Basarah.

Dengan demikian, tegas Basarah, opini dan pendapat yang mengatakan pergantian Bambang DH dari jabatan Ketua Plt PDI Perjuangan DKI Jakarta karena menolak Ahok, tidak lah tepat. Apalagi semua kader dan pengurus PDI Perjuangan DKI Jakarta, termasuk Bambang DH, akan tetap setia menunggu keputusan resmi Megawati

"Berbagai dinamika politik partai kami di Jakarta terkait dengan Pilkada, termasuk soal penolakan terhadap Ahok, adalah dinamika dan dialektika politik yang wajar dalam tradisi PDI Perjuangan sebagai partai penganut madzhab demokrasi terpimpin yang menjaga disiplin hirarki kepemimpinan organisasi," demikian Basarah. [ysa]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Pelindo Dukung Konsolidasi Logistik BUMN Perkuat Integrasi Rantai Pasok Nasional

Kamis, 02 Juli 2026 | 00:16

Indonesia Harus Tegas Tolak LGBT!

Kamis, 02 Juli 2026 | 00:08

Catatan HUT ke-80 Polri

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:40

Bobby Nasution Pulangkan Kontingen Pesparawi Sumut dari Manokwari dengan Biaya Talangan

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:20

Ekodiplomasi di antara Geopolitik dan Kedaulatan Konservasi Indonesia

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:01

Danantara Sedang Membersihkan Warisan Lama BUMN

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:00

Hibah KNPI Kabupaten Bogor Menuai Polemik di Tengah Konflik Internal

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:00

Ketua MPR Bicara Islam Toleran dan Persatuan saat Bertemu Grand Mufti Uzbekistan

Rabu, 01 Juli 2026 | 22:55

Papua Harus Dibangun Tanpa Kehilangan Manusianya

Rabu, 01 Juli 2026 | 22:45

DPR Minta Transparansi Rencana Pengadaan Rudal BrahMos

Rabu, 01 Juli 2026 | 22:44

Selengkapnya