Berita

Hasto Kristiyanto/Net

Politik

PDI Perjuangan Bangun Kerjasama Strategis Dengan Basarnas Dan BMKG

RABU, 24 AGUSTUS 2016 | 11:36 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Politik sering kali hanya nampak pada pergulatan mendapatkan kekuasaan. Gambaran politik yang membangun kebudayaan, sekaligus politik yang membumi pada penyelesaian masalah pokok rakyat masih belum menjadi pengarusutamaan kultur politik.

"PDI Perjuangan terus memperbesar ruang kebudayaan dalam partai. Partai mengembangkan seluruh daya kreativitas masuk ke aspek strategis. Kerjasama dengan Basarnas ditempatkan untuk memperkuat wajah kemanusiaan partai dengan melatih anggota partai memiliki pemahaman untuk menjalankan tugas search and rescue. Wajah kemanusiaan partai terus kami perkuat," ujar Sekjen DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto di Jakarta, Rabu (24/8).

Demikian halnya kerjasama dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), dilakukan sebagai dukungan politik agar pemangku kebijakan semakin memahami aspek-aspek cuaca, iklim, dan lingkungan.


"PDI Perjuangan sangat prihatin terhadap rendahnya kesadaran terhadap cuaca, iklim, lingkungan, dan kebencanaan. Informasi tentang cuaca dan iklim sangat penting diberikan untuk petani guna mengatur pola masa tanam," lanjut Hasto.

Untuk diketahui, siang nanti akan digelar Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara DPP PDI Perjuangan dan Badan SAR Nasional tentang Pelayanan Pencarian dan Pertolongan kepada Masyarakat di Gedung Basarnas.

Kerjasama tersebut akan ditandatangan secara langsung oleh Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri bersama Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI FHB Soelistyo. Hasto bersama pengurus Badan Penanggulangan Bencana (Baguna) PDI Perjuangan juga akan hadir menyaksikan peristiwa itu.

"Kerjasama tersebut tidak eksklusif bagi PDI Perjuangan semata. Semua partai dapat melakukan hal tersebut. Sebab hal-hal terkait ruang lingkup kerja Basarnas dan BMKG memang memerlukan dukungan kita semua," ucap Hasto. [ysa]

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Serentak di Tiga Lokasi, KPK Periksa Pegawai Kemenag dan Bos Travel

Jumat, 17 April 2026 | 14:16

Waspadai Phishing dan Malware, BNI Tekankan Keamanan BNIdirect

Jumat, 17 April 2026 | 14:15

Bitcoin Stabil di Level 74.900 Dolar AS

Jumat, 17 April 2026 | 14:11

Ekonomi Jatim Tumbuh 5,33 Persen di 2025, Didongkrak Sektor Manufaktur

Jumat, 17 April 2026 | 14:05

KPK Periksa Direktur Kepatuhan Bank Papua dalam Kasus Korupsi Dana Operasional Papua

Jumat, 17 April 2026 | 14:01

Rekrutmen Manajer Kopdes Tak Boleh Ada Titipan

Jumat, 17 April 2026 | 13:50

Kasus Chat Cabul Mahasiswa Merebak di IPB, DPR Minta Kampus Bertindak Tegas

Jumat, 17 April 2026 | 13:41

Penahanan Harga BBM Non-Subsidi Dikhawatirkan Ganggu Kesehatan Fiskal

Jumat, 17 April 2026 | 13:39

PPIH Ujung Tombak Keberhasilan Penyelenggaraan Haji

Jumat, 17 April 2026 | 13:31

KPK Temukan Dapur MBG Tak Layak, Kasus Keracunan Jadi Alarm Serius

Jumat, 17 April 2026 | 13:22

Selengkapnya