Berita

Bisnis

Kafe Jamu, Mengangkat Derajat Minuman Tradisional Para Leluhur

SABTU, 20 AGUSTUS 2016 | 07:57 WIB | LAPORAN:

Peluang membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat Indonesia bisa berasal dari ragam hal, salah satunya jamu. Caranya, mem‎buka Kafe Jamu di setiap pinggir jalan untuk sekaligus meningkatkan derajat minuman herbal tradisional itu.

Itulah yang sekarang diniatkan oleh Ketua Yayasan Sentra Jamu Indonesia, Sofjan Hidajat.

"Saya punya ide mau buka Kafe Jamu yang di pinggir jalan-jalan supaya mengangkat derajat jamu," kata Sofjan di Sentra Jamu Indonesia, Jakarta Barat.


Menurut dia, Sentra Jamu Indonesia digagas untuk membentuk komunitas pencinta jamu dan bisa mengembangkan jamu sebagai warisan budaya para leluhur.

Menurut dia, ada dua persoalan yang dihadapi saat ini. Pertama, keberadaan jamu yang menghadapi tantangan perkembangan zaman modern. Kemudian, bagaimana membuat sosialisasi agar masyarakat terlibat dan merasa memiliki warisan peradaban ini.

"Karena sangat mengkhawatirkan lama-lama jamu jadi hilang, kemarin saat mudik ke Cirebon biasanya di pinggir jalan banyak tukang jamu, tapi sekarang bakso dan lainnya," ujarnya.

Sofjan mengatakan, konsep berdirinya Kafe Jamu akan sangat mudah. Jika ada masyarakat yang hanya punya tempat dengan satu meja pun sudah bisa membuka Kafe Jamu. Sebutan "Kafe" digunakan untuk menciptakan kesan mewah agar citra jamu menjadi baik.

"Kita buat supaya jamu ini menjadi menarik dan lebih menonjol sehingga orang banyak yang mau jual jamu. Lalu kita kasih contoh cara membuat supaya jamu tidak pakai telor tapi jamunya sudah enak unsur kesehatannya sama dan khasiatnya sama," jelas dia.

Di samping itu, saat ini sudah banyak masyarakat dari berbagai daerah yang siap menjadi pionir untuk membesarkan jamu sebagai produk Indonesia sehingga tidak diklaim oleh negara asing, apalagi Indonesia saat ini sudah memasuki Masyarakat Ekonomi Asean (MEA). Sentra Jamu Indonesia harus terus mengembangkan keberadaan herbal di Indonesia melalui penelitian, standarisasi, pengembangan dan kegunaan langsung untuk masyarakat.

"Menurut saya banyak masyarakat yang minat membuat Kafe Jamu karena ini pekerjaan yang bisa dijalani oleh mereka, cara kerja gampang, saya kasih pedoman atau slide untuk mereka pasang di tempat kerja mereka," katanya.

Sentra Jamu Indonesia baru diresmikan pada Rabu 10 Agustus 2016. Letaknya di Jalan Arteri Kelapa Dua Nomor 27, Kebon Jeruk, Jakarta Barat atau Grha Muncul Mekar.

"Saya mau mengangkat derajat jamu, jangan sampai jamu dikuasai bangsa asing. Jadi kita debat di sini soal jamu, budaya dan lainnya. Kalau bisa ada peringatan hari jamu, bahkan mendunia di internasional," pungkasnya. [ald]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Lie Putra Setiawan, Mantan Jaksa KPK Dipercaya Pimpin Kejari Blitar

Selasa, 13 Januari 2026 | 00:04

Pemangkasan Produksi Batu Bara Tak Boleh Ganggu Pasokan Pembangkit Listrik

Selasa, 13 Januari 2026 | 00:00

Jaksa Agung Mutasi 19 Kajari, Ini Daftarnya

Senin, 12 Januari 2026 | 23:31

RDMP Balikpapan Langkah Taktis Perkuat Kemandirian dan Ketahanan Energi Nasional

Senin, 12 Januari 2026 | 23:23

Eggi Sudjana-Damai Hari Lubis Ajukan Restorative Justice

Senin, 12 Januari 2026 | 23:21

Polri dan TNI Harus Bersih dari Anasir Politik Praktis!

Senin, 12 Januari 2026 | 23:07

Ngerinya Gaya Korupsi Kuota Haji

Senin, 12 Januari 2026 | 23:00

Wakapolri Tinjau Pembangunan SMA KTB Persiapkan Kader Bangsa

Senin, 12 Januari 2026 | 22:44

Megawati: Kritik ke Pemerintah harus Berbasis Data, Bukan Emosi

Senin, 12 Januari 2026 | 22:20

Warga Malaysia Ramai-Ramai Jadi WN Singapura

Senin, 12 Januari 2026 | 22:08

Selengkapnya