Berita

Budi Karya Sumadi/Net

Bisnis

Menhub Puji Jonan & Janji Kerek Pelayanan

Blusukan Pantau Layanan Commuter Line
KAMIS, 11 AGUSTUS 2016 | 09:25 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi kemarin melakukan kunjungan kerja ke Stasiun Juanda dan Stasiun Manggarai. Blusu­kan itu dilakukannya untuk memantau pelayanan kereta api (KA) commuter line Jabo­detabek. Selain itu, Budi Karya ingin mengetahui langsung seperti apa pengoperasian moda transportasi berbasis rel tersebut.

Budi datang menggunakan baju kemeja khas kabinet kerja, kemeja putih lengan panjang dipadu celana panjang hitam. Dia didampingi Sekjen Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Sugihardjo, Direktur Jenderal Perkeretaapian Kemenhub Prasetyo Boedi Tjahjono, dan Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (KAI) Commuter Jabodetabek (KCJ) M Nurul Fadhila.

Budi tiba di Stasiun Juanda pukul 14.30 WIB. Dari sini, Budi numpang sepur ke Sta­siun Manggarai. Mantan Dirut Angkasa Pura II ini melaku­kan pembelian tiket sendiri layaknya penumpang biasa. Mendatangi loket yang men­jual tiket harian (Tiket Harian Berjaminan (THB) single trip dan merogoh uang dari kan­tongnya sendiri untuk pembayarannya.


KA yang ditumpangi Bu­di Karya cukup padat. Dia pun terpaksa berdiri bersama penumpang lainnya. Di da­lam kereta, Budi berbincang dengan penumpang. "Ibu mau kemana? Enak nggak bu naik kereta," tanyanya.

Penumpang itu mengaku hampir setiap hari naik KA untuk menjemput anaknya yang bersekolah. "Saya dari Juanda mau ke Tebet pak, cepat cuma 30 menit, tiketnya murah Rp 2.000 dan nggak macet," ucapnya.

Ibu tersebut mengaku cukup puas dengan pelayanan KA Jabodetabek. Dia berharap layanan terus ditingkatkan.

Tiba di Manggarai, Budi meninjau kondisi seluruh Stasiun. Hal itu dilakukan­nya sebab pemerintah mau mengembangkan stasiun men­jadi dua lantai. Selain itu juga, Manggarai akan men­jadi titik penting dari rencana pembangunan KA Bandara Soekarno Hatta.

Usai blusukan, Budi Karya menilai, KA sebagai moda angkutan yang paling efisien dan manfaatnya sudah dirasa­kan masyarakat.

"Ini merupakan program yang baik dari pak Jonan (Mantan Menhub-red). Kita akan terus tingkatkan dalam hal pelayanan serta penam­bahan kapasitas angkutnya," katanya

Dia mengatakan, jika saat ini dalam satu hari bisa mengangkut 800 ribu penumpang, ke depan akan ditingkatkan menjadi 1,2 juta penumpang. Kalau total pertahunnya 280 juta penumpang akan ditingkatkan menjadi 420 juta penumpang. Sehingga, ke depan pengguna angkutan pribadi mengalami penurunan.

Menurutnya, untuk mengerek jumlah penumpang bisa dilakukan dengan menaikkan trafik KA. Caranya, bisa di­lakukan dengan mengurangi lintasan sebidang. Selain itu melakukan revitalisasi sta­siun.  ***

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

UPDATE

Adab di Atas Selebrasi

Selasa, 16 Juni 2026 | 04:12

Belgia vs Mesir Berbagi Skor 1-1

Selasa, 16 Juni 2026 | 04:10

Pidato Bernuansa Sindiran Berpotensi Memicu Reaksi Balik Publik

Selasa, 16 Juni 2026 | 03:39

Membongkar Skandal #SellIndonesia, Hebatnya Rupiah Menguat

Selasa, 16 Juni 2026 | 03:19

Edura School Jawab Tantangan Guru di Era Digital

Selasa, 16 Juni 2026 | 03:03

SEI Bongkar Dampak Kebijakan Batu Bara Bahlil: Pasokan Tersendat, Listrik Alami Gangguan!

Selasa, 16 Juni 2026 | 02:37

Mahfud MD: UU Polri Abaikan Komisi Reformasi

Selasa, 16 Juni 2026 | 02:24

ART Indonesia Disiksa Mirip Samsak Tinju di Malaysia

Selasa, 16 Juni 2026 | 02:01

Kerja Prabowo Sudah Bagus, tapi Jangan Pidato Meledek Lagi

Selasa, 16 Juni 2026 | 01:29

Sambut 1 Muharam Setop Saling Fitnah dan Provokasi

Selasa, 16 Juni 2026 | 01:25

Selengkapnya