Berita

Foto/Net

Bisnis

"Tolong, Anggaran Pendidikan Jangan Dipotong Lagi..."

SENIN, 08 AGUSTUS 2016 | 09:20 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Rencana pemangkasan anggaran yang dilontarkan Menkeu Sri Mulyani membuat anggota Komisi X DPR Rinto Subekti waswas. Politisi Demokrat ini khawatir, pemangkasan itu ikut menyasar anggaran di bidang pendidikan.

"Saya berharap anggaran untuk pendidikan tidak ikut kena pangkas lagi. Sebab, pendidikan merupakan sektor penting dan menjadi landasan bagi kemajuan bangsa. Kalau anggaran pendidikan terus kena potong, bagaimana kita mau maju," ujarnya.

Pemangkasan anggaran sebesar Rp 133,8 triliun pada APBNP 2016 yang dilontarkan Sri Mulyani memang mengagetkan. Pasalnya, APBNP tersebut baru diketok pada 28 Juni lalu. APBNP itu juga sebenarnya hasil pemangkasan sebesar Rp 50 triliun dari APBN2016. Dalam pemang­kasan itu, anggaran untuk pen­didikan kena potong sebesar Rp 6,5 triliun.


Menurut Rinto, pemang­kasan pertama saja sudah membuat Dewan kecewa. Karena itu, dalam wacana pemangkasan kedua, Dewan tidak mau pemerintah kem­bali mengurangi anggaran pendidikan.

"Harapan kami, pemerintah Jokowi bisa melihat penting­nya pendidikan. Jangan me­mandang pendidikan ini hanya sebelah mata. Walaupun kita tahu persis bagaimana Jokowi lebih concern pada penguatan infrastruktur, tapi pendidikan jangan sampai dilupakan," kata Rinto.

Rinto justru berharap anggaran pendidikan bisa terus ditingkatkan. Sebab, sektor pendidikan nasional masih banyak ketinggalan. Bahkan, di daerah-daerah, banyak bangunan sekolah yang sangat tidak layak. Banyak yang reot dan rawan ambruk.

Untuk APBN 2017, Rinto berjanji akan mendorong pe­nambahan anggaran pendidi­kan, baik untuk Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan maupun untuk Kementerian Ristek dan Perguruan Tinggi. Harapannya, dengan penam­bahan itu, tidak ada lagi sa­rana pendidikan reot yang membayakan anak-anak yang tengah belajar.

Rinto mengakui, saat ini dana pendidikan memang su­dah mencapai 20 persen dari total APBN. Tetapi, anggaran ini terpencar di 18 kemente­rian/lembaga. Tidak terkumpul di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dan Kementerian Ristek dan Perguruan Tinggi.

"Kami ingin, anggaran 20 persen dari APBN itu benar-benar murni buat Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dan Kementerian Ristek dan Pendidikan Tinggi. Tidak seperti sekarang, terpencar di 18 kementerian/lembaga," jelasnya.

Namun, kekhawatiran Rinto sepertinya bakal terjadi. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy menyatakan, kementeriannya pun terkena pemangkasan anggaran. Untuk jumlahnya, Muhadjir belum tahu persis. Dia akan berkonsultasi dengan Menkeu Sri Mulyani.

"Ada pemangkasan (untuk anggaran pendidikan). (Pemangkasannya) masih global, nanti saya masih akan konsultasikan dengan Menteri Keuangan. Saya kan menteri baru, harus hati-hati," katanya. ***

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

UPDATE

Adab di Atas Selebrasi

Selasa, 16 Juni 2026 | 04:12

Belgia vs Mesir Berbagi Skor 1-1

Selasa, 16 Juni 2026 | 04:10

Pidato Bernuansa Sindiran Berpotensi Memicu Reaksi Balik Publik

Selasa, 16 Juni 2026 | 03:39

Membongkar Skandal #SellIndonesia, Hebatnya Rupiah Menguat

Selasa, 16 Juni 2026 | 03:19

Edura School Jawab Tantangan Guru di Era Digital

Selasa, 16 Juni 2026 | 03:03

SEI Bongkar Dampak Kebijakan Batu Bara Bahlil: Pasokan Tersendat, Listrik Alami Gangguan!

Selasa, 16 Juni 2026 | 02:37

Mahfud MD: UU Polri Abaikan Komisi Reformasi

Selasa, 16 Juni 2026 | 02:24

ART Indonesia Disiksa Mirip Samsak Tinju di Malaysia

Selasa, 16 Juni 2026 | 02:01

Kerja Prabowo Sudah Bagus, tapi Jangan Pidato Meledek Lagi

Selasa, 16 Juni 2026 | 01:29

Sambut 1 Muharam Setop Saling Fitnah dan Provokasi

Selasa, 16 Juni 2026 | 01:25

Selengkapnya